MEDIABBC.co.id – Jakarta – Yayasan Cahaya Gizi Nusantara (CGN) menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ketua Umum Yayasan CGN, Rival Achmad Labbaika, menyebut program ini sebagai langkah monumental untuk mengatasi masalah gizi dan stunting di Indonesia.
“Program ini adalah langkah monumental dalam meningkatkan kualitas gizi anak bangsa sekaligus memutus rantai stunting,” ujar Rival. “Kami di Yayasan Cahaya Gizi Nusantara siap menjadi mitra strategis pemerintah melalui Badan Gizi Nasional, memastikan program ini berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.”
Untuk mempercepat implementasi program MBG, CGN yang sudah terdaftar sebagai mitra resmi Badan Gizi Nasional ini bergerak cepat dengan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG MBG) dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
Gerakkan Ekonomi Lokal dan Buka Lapangan Kerja
Rival juga menyoroti dampak positif program MBG yang disampaikan Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan 15 Agustus 2025. Menurutnya, program ini bukan sekadar memberikan makanan gratis, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
“Presiden telah menyampaikan bahwa dalam tujuh bulan saja, program MBG berhasil menjangkau 20 juta orang per hari. Targetnya hingga akhir tahun bisa mencapai 82,9 juta penerima manfaat,” kata Rival. “Ini angka yang luar biasa, dan kami merasa terhormat bisa ikut berkontribusi.”
Rival menambahkan, program ini telah membentuk 5.800 SPPG di 38 provinsi, membuka 290.000 lapangan kerja baru, serta melibatkan lebih dari 1 juta petani, nelayan, peternak, dan UMKM lokal.
“Artinya, program ini juga menggerakkan ekonomi desa, meningkatkan prestasi anak-anak, dan diakui PBB sebagai investasi terbaik sebuah bangsa,” tegas Rival.
Lima Komitmen Yayasan CGN
Sebagai organisasi sosial yang fokus pada perbaikan gizi dan pemberdayaan komunitas, Yayasan CGN memiliki lima komitmen utama dalam mendukung program MBG:
- Menjadi mitra strategis Badan Gizi Nasional.
- Memperluas pembangunan SPPG dengan pembinaan dan koordinasi di lapangan.
- Mendukung target nasional 82,9 juta penerima manfaat di tahun 2025.
- Menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kualitas nutrisi program.
- Mendorong pemberdayaan komunitas lokal agar MBG menjadi motor ekonomi kerakyatan.
”Semua ini adalah bagian dari komitmen penuh kami dalam memberikan dukungan pada program MBG yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” tutup Rival.
(Red-rill)













