Tambang Emas Ilegal Di Pekon Sidoarjo Cemari Mata Air Warga, Dugaan Upeti Ke Oknum Aparat Mencuat

MEDIABBC.co – Tanggamus — Maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di Pekon Sidoarjo, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, membuat warga setempat semakin resah. Pasalnya, aktivitas ini diduga kuat telah mencemari sumber mata air yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat sekitar.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa keluhan terkait pencemaran ini sudah disampaikan langsung kepada para penambang, namun tidak mendapat tanggapan.

Keresahan warga semakin diperparah dengan beredarnya informasi bahwa aktivitas penambangan liar tersebut diduga dibekingi oleh preman dan oknum aparat penegak hukum.

“Kami sangat menyayangkan jika informasi tersebut benar. Mengapa masih ada oknum yang berani menjadi beking tambang ilegal? Bukankah Presiden telah memberikan instruksi tegas kepada jajaran TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk memberantas para preman serta oknum yang mem-backing penambang liar (illegal mining) di Indonesia,” ujarnya.

Warga lain juga mempertanyakan sikap Kepala Pekon Sidoarjo yang dianggap tidak mengambil tindakan apa pun terkait masalah ini. Mereka bahkan menduga adanya aliran upeti dari para penambang liar kepada oknum aparat pekon sehingga aktivitas ilegal tersebut tetap berjalan bebas tanpa penertiban.

“Atas nama warga, kami memohon kepada aparat penegak hukum untuk segera menertibkan kawasan tambang ilegal ini. Tangkap para pelaku dan proses sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas warga.

Konfirmasi Kepala Pekon

Terkait isu dugaan upeti dari penambang yang mengalir kepada Kepala Pekon Sidoarjo, media telah berupaya melakukan konfirmasi via pesan WhatsApp. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Pekon belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilayangkan.

(Jack-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *