MEDIABBC.co.id – Aktris senior Yatti Surachman mengaku kesal dan geram dengan ulah konten kreator yang kembali menyebarkan kabar hoaks tentang dirinya meninggal dunia demi meraup subscribe. Kabar tidak benar tersebut sebelumnya sempat muncul pada tahun 2020 2021,2022,2023 ,dan kini kembali beredar pada tahun 2025.
“Berita hoaks saya meninggal pernah muncul di tahun 2023 lg syuting di yogya,smp strd dan asrada tahun 2023 brp kali tlp sy smntr sy msh di mbl jemputan dari hotel ke lokasi syuting dan di tahun 2024 tidak muncul. Eh, di tahun 2025 kok muncul lagi. Siapa yang nggak kesal,” ujar Yatti Surachman kepada penulis.
Artis film senior berusia 69 tahun itu mengaku bingung sekaligus kecewa karena isu kematiannya bisa kembali muncul. Ia menilai tindakan tersebut sangat tidak etis dan hanya bertujuan mencari keuntungan semata.
“Kalau hal ini dilakukan mesin, tapi yang mengendalikan kan manusia. Kok tega ya. Mencari uang dengan cara membuat berita hoaks, apa nggak ada cara lain yang lebih bagus dan cerdas,” kata Yatti dengan nada kesal.
Yatti pun berharap pihak yang memproduksi dan menyebarkan konten tidak etis tersebut dapat segera menghentikan perbuatannya. Ia menegaskan bahwa konten semacam itu sangat merugikan dan menyakitkan bagi pihak yang menjadi korban.
“Kepada mereka yang memposting bisa menghentikannya,” ujar Yatti berharap.
(Kelana Peterson)












