SNBP 2026 Unsri: 23 Ribu Pendaftar Berebut 2.294 Kursi, Peluang Lolos Hanya Sekitar 1 dari 10

MEDIABBC.co.id, PALEMBANG — Persaingan masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi tahun ini semakin ketat Universitas Sriwijaya (Unsri) mencatat lonjakan signifikan jumlah pendaftar pada Seleksi Nasional Berdasarkan prestasi (SNBP) 2026, dengan total 23.432 peserta memperebutkan hanya 2.294 kursi.

Artinya, peluang kelulusan di jalur ini berada di kisaran 9–10 persen, menjadikan SNBP sebagai salah satu jalur paling kompetitif bagi calon mahasiswa baru.

Pengumuman hasil SNBP sendiri dilakukan serentak secara nasional pada Senin (31/3/2026) pukul 15.00 WIB, mengikuti konferensi pers pusat yang digelar beberapa jam sebelumnya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsri, Prof. Rujito Agus Suwignyo, menegaskan bahwa tingginya minat pendaftar menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Unsri, sekaligus menjadi tantangan dalam menjaga kualitas seleksi.

“Jumlah pendaftar jauh melampaui daya tampung. Ini menunjukkan bahwa jalur prestasi tetap menjadi favorit, tetapi juga menuntut seleksi yang semakin ketat dan objektif,” ujarnya.

Pada tahun 2026, Unsri menetapkan komposisi penerimaan mahasiswa baru dalam tiga jalur utama, yakni:

  • SNBP: 24,51 persen

  • SNBT: minimal 40,45 persen

  • Mandiri: 35,04 persen

Proporsi ini menegaskan bahwa jalur tes (SNBT) masih menjadi pintu masuk terbesar, sementara jalur mandiri tetap memiliki porsi signifikan.

Namun, SNBP tetap menjadi jalur paling prestisius karena berbasis rekam jejak akademik siswa selama di sekolah tanpa tes tertulis.

Bagi peserta yang dinyatakan lolos, tahapan berikutnya adalah daftar ulang yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 30 April 2026, pihak kampus mengingatkan bahwa kelalaian dalam proses administrasi dapat berakibat fatal.

“Kelulusan bukan tahap akhir. Peserta harus disiplin mengikuti seluruh proses daftar ulang agar statusnya tidak gugur,” tegas pihak kampus.

Peserta diimbau segera mengecek hasil pengumuman melalui laman resmi dan menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan sejak dini.

Fenomena di Unsri mencerminkan tren nasional: semakin banyak siswa berprestasi yang bersaing di jalur non-tes. Dengan rasio keketatan yang tinggi, strategi memilih program studi dan konsistensi prestasi menjadi faktor kunci.

Bagi yang belum berhasil, jalur SNBT dan Mandiri masih terbuka namun satu hal yang pasti, persaingan masuk perguruan tinggi negeri tahun 2026 tidak lagi sekadar soal pintar, tetapi juga soal strategi.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *