MEDIA BBC .co.id – BANYUWANGI – Suasana senyap di Kampung Baru, Dusun Lampon, Desa Pesanggaran, Banyuwangi, berubah menjadi horor pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Seorang pria bernama Adi Setiawan (pelaku) secara sadis menganiaya ibu kandungnya, Suratun, hingga tewas mengenaskan di dalam rumahnya.
Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Teriak histeris dari kediaman korban memecah keheningan malam, membuat warga sekitar terbangun dalam kepanikan.
Saksi Mata Ketakutan
Dalim, salah satu saksi di lokasi, mengaku sempat ingin menolong saat mendengar kegaduhan. Namun, nyalinya menciut saat melihat pelaku berdiri dengan senjata tajam di tangannya. Menyadari situasi terlampau berbahaya, Dalim segera berlari menuju Pos Jaga Marinir Lampon untuk meminta bantuan.
”Kondisi di lokasi sangat mencekam. Saksi memilih melapor ke petugas karena pelaku memegang senjata tajam,” ujar Kapolsek Pesanggaran, Kompol Maskur.
Satu Korban Kritis, Pelaku Diringkus
Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera menyisir TKP dan berhasil meringkus pelaku tanpa perlawanan. Namun sayang, nyawa Suratun tidak tertolong; ia ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka sabetan senjata tajam.
Tak hanya sang ibu, aksi brutal Adi juga melukai seorang pria bernama Dedi. Akibat luka parah yang dideritanya, Dedi langsung dilarikan ke RS Pesanggaran sebelum akhirnya dirujuk ke RS Al Huda Genteng untuk penanganan intensif.
Motif Diduga Masalah Pribadi
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti mengerikan, di antaranya:
- Satu bilah parang
- Satu bilah pisau
- Sebatang kayu
Mengenai motif, polisi masih melakukan pendalaman. Namun, informasi awal menyebutkan pelaku mengalami tekanan psikologis berat setelah bercerai dengan istrinya sekitar empat tahun lalu.
”Pelaku sudah kami amankan di Polsek Pesanggaran untuk proses hukum lebih lanjut. Kami imbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tegas Kompol Maskur.
(Jack)













