DPRD Palembang Apresiasi Mie Gacoan, Dinilai Tekan Pengangguran di Alang-Alang Lebar “Minta Perizinan Segera Tuntas

0-0x0-0-0#

MEDIABBC.co.id – Palembang – Anggota DPRD Kota Palembang dari Daerah Pemilihan (Dapil) II melaksanakan reses masa persidangan II Tahun 2026 dengan menyerap langsung aspirasi masyarakat di kawasan Alang-Alang Lebar, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu usaha kuliner berkembang, Mie Gacoan Alang-Alang Lebar, dipimpin Ketua Dapil II H. Sutami Ismail, S.Ag (PKB), bersama sejumlah anggota lintas fraksi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD tidak hanya berdialog dengan masyarakat, tetapi juga meninjau langsung operasional usaha guna memastikan dampak keberadaannya terhadap lingkungan sekitar.

H. Sutami Ismail menegaskan, kehadiran Mie Gacoan dinilai memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

“Sekitar 80 persen karyawan berasal dari warga sekitar. Ini tentu berdampak positif dan membantu menekan angka pengangguran,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh aspek legalitas usaha tetap dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Senada, anggota DPRD Rubi Indiarta menekankan pentingnya penyelesaian dokumen perizinan secara menyeluruh, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Analisis Dampak Lalu Lintas.

“Kami mendorong agar seluruh perizinan segera dituntaskan. Jangan sampai menjadi temuan berulang dalam reses berikutnya. Aspek keamanan juga harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, Andri Adam mengingatkan agar manajemen perusahaan memastikan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai regulasi ketenagakerjaan.

“Mulai dari upah sesuai UMR, jaminan kerja, hingga hak cuti harus dipenuhi. Ini penting untuk menjaga kesejahteraan karyawan,” katanya.

Di sisi lain, Store Manager Mie Gacoan Alang-Alang Lebar, Vita Rautami, menyambut positif perhatian DPRD terhadap usaha yang dipimpinnya.

“Kami merasa diperhatikan. Ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak beroperasi pada Desember 2025, Mie Gacoan mendapat respons positif dari masyarakat dan kini beroperasi selama 24 jam. Pihaknya juga активно merekrut tenaga kerja dari lingkungan sekitar dengan melibatkan RT dan RW setempat.

“Mayoritas karyawan adalah warga sekitar. Selain membuka lapangan kerja, kami juga memberikan pelatihan sebelum mereka mulai bekerja,” jelasnya.

Selain aspek ekonomi, keberadaan Mie Gacoan juga dinilai memberikan dampak sosial dengan menjadi ruang alternatif bagi masyarakat, khususnya kalangan muda.

“Dengan adanya tempat ini, masyarakat tidak perlu jauh ke pusat kota untuk berkumpul dan bersantai,” tambahnya.

DPRD berharap, ke depan keberadaan usaha seperti ini tetap memberi manfaat luas, namun tetap berjalan sesuai aturan dan memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar.

(Jack)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *