MediaBBC.co.id, Palembang — Pasca penayangan pemberitaan mengenai sikap bungkam pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan terkait insiden maut di PT Bukit Asam (PTBA), Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, akhirnya memberikan respon resmi pada Kamis (12/2).
Melalui sambungan telepon WhatsApp kepada redaksi media ini, Edward Candra memberikan klarifikasi dan arahan terkait posisi Pemprov Sumsel dalam menyikapi kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa di perusahaan tambang plat merah tersebut.
Dalam penjelasannya, Edward Candra mengarahkan agar detail teknis pengawasan, investigasi, serta langkah-langkah administratif yang diambil pemerintah dikonfirmasi langsung kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumatera Selatan.
“Mengenai hal itu (insiden PTBA), teknis dan wewenangnya ada di Dinas Tenaga Kerja. Silakan dikonfirmasi ke sana karena mereka yang lebih memahami detail serta progres di lapangan,” ujar Edward Candra saat memberikan klarifikasi.
Berita Terkait: Sikap Bungkam Sahadi Kabid Pengawasan Disnaker Sumsel Soal Insiden PTBA: Di Mana Transparansi Pengawasan K3?
Ia juga menambahkan bahwa pihak Pemerintah Provinsi tetap memantau perkembangan isu tersebut melalui instansi terkait sesuai dengan fungsi koordinasi yang ada.
Dengan adanya arahan langsung dari Sekda Sumsel ini, redaksi akan segera melakukan upaya konfirmasi lebih lanjut kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumsel guna mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai hasil investigasi dan langkah nyata yang diambil pemerintah terhadap standar keselamatan kerja di PTBA.
Diberitakan sebelumnya, pihak Pemprov Sumsel sempat belum memberikan respon saat dihubungi terkait kecelakaan kerja yang memicu desakan investigasi lapangan dari Komisi IV DPRD Sumsel.
Baca berita sebelumnya: [ Insiden Maut di PT Bukit Asam Jadi Sorotan, Sekda Sumsel Edward Candra Bungkam Saat Dikonfirmasi ]
Redaksi akan terus berupaya menjalin komunikasi dengan pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumatera Selatan guna memastikan sejauh mana langkah pengawasan dan sanksi yang diberikan terkait insiden maut tersebut. Hal ini penting dilakukan agar publik mendapatkan kejelasan mengenai jaminan keselamatan kerja di sektor pertambangan yang ada di wilayah Sumatera Selatan.
(Red)











Respon (2)