MEDIABBC.co.id, JAKARTA—
Insiden memilukan terjadi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam, saat sebuah kendaraan taktis (rantis) Barracuda milik Brimob melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) di tengah kerumunan massa. Kejadian tragis ini langsung memicu kemarahan publik, termasuk dari Koordinator Advokasi dan Gerakan Nasional BEM Nusantara, Alif Zakaria Kafindo, yang secara tegas menyebut tindakan itu sebagai perbuatan “sangat biadab”.
Dalam pernyataannya, Alif mengecam keras tindakan ugal-ugalan pengemudi rantis yang melaju kencang di tengah kerumunan. Ia menilai, tidak ada alasan logis maupun taktis yang bisa membenarkan tindakan tersebut, apalagi jika itu dilakukan oleh aparat yang dibekali fasilitas dari uang rakyat.
“Kendaraan yang dibeli dengan uang pajak rakyat justru membunuh rakyat!!! Apa esensinya ngebut di tengah kerumunan massa? Toh kendaraan itu juga lapis baja. Kepolisian harus usut sampai tuntas kasus ini! Tunjukkan transparansi dan profesionalisme. Minimal itulah alasan kalian digaji dari uang pajak rakyat,” tegas Alif.
Alif juga menyerukan kepada mahasiswa, masyarakat sipil, dan berbagai organisasi untuk bersatu menyuarakan tuntutan keadilan. Ia mendesak aparat penegak hukum agar menangani kasus ini secara terbuka dan akuntabel, tanpa adanya upaya melindungi pelaku.
Tidak hanya itu, Alif turut meminta Presiden RI untuk segera turun tangan mengevaluasi institusi Polri, khususnya terhadap Kapolri dan pola pengamanan aksi demonstrasi yang dianggap semakin represif.
“Tindakan berlebihan dari aparat justru memperlebar jarak antara polisi dan rakyat. Jika dibiarkan, ini akan memicu ketidakpercayaan publik yang lebih dalam,” ujarnya.
Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan yang terjadi dalam pengamanan aksi massa. Masyarakat kini menuntut tidak hanya keadilan bagi korban, tetapi juga reformasi struktural dalam tubuh Polri.
Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas pelaku atau kronologi lengkap insiden. Desakan agar kepolisian bertindak cepat dan profesional dalam mengusut kasus ini terus menguat di berbagai lini (H Rizal).