News  

Apresiasi! Kejari Banyuasin Berhasil Pulihkan Keuangan Negara Rp2,5 Miliar Dari OPD

MEDIABBC.co.id – Banyuasin – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin berhasil melakukan pemulihan keuangan negara senilai Rp2.545.583.217,86. Dana fantastis ini berhasil diselamatkan dari empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.
Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin, Raymund Hasdianto Sihotang, menyampaikan kabar gembira ini saat konferensi pers “Pemulihan Keuangan Negara Berdasarkan Bantuan Hukum kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin atas Laporan Hasil Pemeriksaan BPK” di Aula Kejari Banyuasin pada Kamis (03-07-2025).

“Kami berhasil selamatkan uang negara Rp2.545.583.217,86,” tegas Raymund.
Dana yang berhasil ditagih ini berasal dari Dinas PUPR sebesar Rp2.207.899.194,57, Disdikbud Rp28.785.700,00, Dinas Perpustakaan Kearsipan Daerah Rp58.122.000, dan terakhir BPKAD Rp27.673.191,39. Raymund menambahkan bahwa dari total Rp4,2 miliar yang menjadi target penagihan, Rp2,5 miliar di antaranya sudah berhasil dikumpulkan.

Proses penagihan ini telah berlangsung sejak April hingga Juni dan akan terus dilanjutkan untuk mengejar sisa uang yang belum tertagih. “Dalam 1 hingga 2 minggu ke depan, sisa penagihan akan selesai secara persuasif,” ungkap Raymund optimistis.

Raymund juga menegaskan harapannya agar penegakan hukum di Banyuasin dapat dilaksanakan secara kolaboratif oleh tiga penegak hukum yang ada, yaitu kejaksaan, kepolisian, dan inspektorat.

“Saya ingin indahnya berbagi di dalam penegakan hukum,” terangnya.

Didampingi Kasi Datun Rizky, Kasi Intel Jefri, dan Kasi Pidsus Giovani.
Nantinya, uang yang telah berhasil ditagih dari berbagai instansi seperti Dinas Pendidikan Kebudayaan, PUPR, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta BPKAD, akan segera diserahkan ke kas negara melalui Bank Sumsel Babel.

Kepala Inspektorat Banyuasin, Zakirin, turut menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Kejaksaan Negeri Banyuasin. “Kami sangat apresiasi,” pungkas Zakirin, mendukung penuh upaya pemulihan keuangan negara ini.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *