MediaBbc.co.id., PALEMBANG – Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatera Selatan (GAASS) Cabang OKU Selatan kembali menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Kamis (26/06/2025).
Aksi ini merupakan kali kedua bagi GAASS, yang mendesak Kejati Sumsel untuk segera menuntaskan dugaan kasus korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan.
Puluhan massa GAASS dengan tegas menuntut percepatan pengusutan terhadap empat paket proyek di Dinas PUPR dan kasus tunjangan sertifikasi guru serta tunjangan profesi guru (TPG) tahun anggaran 2023 dan 2024 di Dinas Pendidikan.
Dalam orasinya, Ketua GAASS OKU Selatan, Mustamirul Akbar, menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan kasus dugaan korupsi ini.
Ia menilai, kelambanan Kejati Sumsel berpotensi menjadi buruk dan membuka celah bagi OPD lain untuk melakukan praktik korupsi serupa.
“Kami sangat kecewa dengan lambannya kinerja Kejati Sumsel.
Kami meminta pihak Kejati Sumsel untuk serius dalam menyelesaikan laporan dari masyarakat,” ujar Akbar yang juga bertindak sebagai koordinator aksi.
Akbar menegaskan, jika tidak ada langkah konkret dari Kejati Sumsel, GAASS OKU Selatan tidak akan ragu untuk menggelar aksi unjuk rasa jilid ketiga dengan massa yang lebih besar.
Sebagai bentuk keseriusan, Akbar juga menyatakan GAASS OKU Selatan akan melanjutkan desakan ini ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan, demi mengusut tuntas dugaan korupsi yang melibatkan dua kepala dinas tersebut.













