News  

Di Hari Bhakti PU ke-80, Palembang Tancap Gas Tuntaskan 3.067 Rumah Tak Layak Huni

MEDIABBC.co.id, Palembang – Pemerintah Kota Palembang menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni. Momentum Hari Bhakti PU ke-80 dimanfaatkan sebagai titik awal percepatan program besar ini, ditandai dengan peresmian bedah rumah milik Sumei Wardana, pekerja harian lepas (PHL) Dinas PUPR, Rabu (3/12/2025).

 

Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, yang meresmikan langsung rumah tersebut, menegaskan bahwa program bedah rumah bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari agenda besar penyelesaian 3.067 unit rumah tak layak huni di seluruh kota.

 

“Ini adalah sentuhan nyata pemerintah bagi masyarakat akar rumput, termasuk tenaga PHL yang telah lama ikut bekerja membangun kota,” ujar Ratu Dewa. Ia menambahkan, seluruh proses pembangunan rumah Sumei didukung oleh sponsor dan gotong royong internal Dinas PUPR.

Ratu Dewa memastikan program ini akan bergerak cepat. Sekitar 1.500 unit ditargetkan selesai pada awal Januari 2026, sementara sisanya akan dituntaskan dalam tahun yang sama.

“Insyaallah seluruh 3.067 rumah akan rampung pada 2026. Kami ingin tidak ada lagi warga Palembang yang tinggal di rumah tak layak,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Palembang, Kemas Haikal, S.Kom., menjelaskan bahwa bedah rumah yang diresmikan hari ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhakti PU nasional.

Menariknya, unit yang diperbaiki merupakan milik seorang PHL Dinas PUPR sendiri.

“Ini baru satu dari enam rumah yang kami targetkan. Semua kami kerjakan dengan semangat gotong royong para ASN, pejabat, dan mitra,” kata Haikal.

Kegiatan ini juga didukung empat sponsor: Sunplus Indonesia, Prima Roof, CV Popular, dan PT Wilson. Proses renovasi berlangsung sejak 17 November 2025 dan selesai tepat waktu, bertepatan dengan puncak Hari Bhakti PU ke-80.

Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Bhakti PU, inisiatif ini menunjukkan bagaimana program pembangunan sebagaimana ditekankan pemerintah kota kini diarahkan agar lebih membumi dan langsung menyasar kelompok rentan.

Dengan percepatan program bedah rumah, Pemerintah Kota Palembang ingin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang jalan dan jembatan, tetapi juga menjamin hunian layak bagi setiap warganya.(H Rizal).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *