MediaBBC.co.id, Palembang — Insiden kecelakaan kerja yang merenggut nyawa seorang pekerja di area pertambangan PT Bukit Asam (PTBA) terus menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Hingga Kamis, 12 Februari 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, memilih bungkam dan tidak memberikan respon saat dimintai konfirmasi terkait langkah koordinasi serta pengawasan pemerintah provinsi atas peristiwa tragis tersebut..
BACA JUGA: [ Akhirnya Buka Suara, Sekda Sumsel Edward Candra Arahkan Terkait Insiden PTBA Dikonfirmasi ke Disnaker ]
Kecelakaan kerja yang terjadi di lingkungan perusahaan tambang plat merah tersebut kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel bahkan telah menyatakan akan mengambil sikap tegas dan berencana melakukan investigasi lapangan guna menyelidiki penyebab insiden serta kepatuhan perusahaan terhadap standar keselamatan kerja.
Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Muhammad Yansuri, S.IP, sebelumnya menegaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti kuat sebelum mengambil keputusan resmi. “Kami tidak ingin terburu-buru, tapi investigasi lapangan akan segera dilakukan untuk melihat kebijakan dan fakta di lapangan,” ujarnya saat menemui awak media dan perwakilan LSM di Palembang, Senin (9/2).
Baca Juga: [ DPRD Sumsel Bakal Investigasi Lapangan Terkait Kecelakaan Kerja di PT Bukit Asam]
Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media kepada Sekda Provinsi Sumsel, Edward Candra, melalui pesan singkat WhatsApp sejak tanggal 10 Februari 2026 pukul 12.49 WIB. Dalam pesan tersebut, jurnalis media ini meminta tanggapan terkait koordinasi administratif dan fungsi pengawasan Pemprov Sumsel atas insiden maut tersebut sebagai upaya pemenuhan hak jawab dan keberimbangan berita.
Namun, meskipun pesan tindak lanjut (follow-up) kembali dikirimkan pada Rabu (11/2) pukul 11.57 WIB, hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi atau jawaban sedikit pun dari yang bersangkutan meskipun pesan dalam keadaan terkirim.

Hingga saat ini, publik masih menunggu sikap nyata dan ketegasan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menyikapi persoalan keselamatan kerja di sektor pertambangan yang telah memakan korban jiwa, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. (Red)











Respon (1)