Ormas, News  

M Yusuf Malaya Gaspol Berangkatkan  Anggota PMPB Umrah, Bukti Nazar Bukan Sekadar Janji

MEDIABBC.co.id, PALEMBANG- Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu, M Yusuf Malaya, kembali menunjukkan komitmennya terhadap organisasi yang dipimpinnya dengan langkah konkret:,memberangkatkan puluhan pengurus dan anggota ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah.

Pada Kamis (2/4/2026), sebanyak 41 jamaah diberangkatkan dalam gelombang kedua menuju Mekkah.

Keberangkatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program berkelanjutan yang disebut langsung sebagai bentuk penghargaan dan loyalitas terhadap kader organisasi.

Program Nyata, Bukan Sekadar Janji Berbeda dari program organisasi pada umumnya, Yusuf Malaya menegaskan bahwa inisiatif ini berangkat dari nazar pribadi yang kini diwujudkan secara konsisten.

“Jika diberi rezeki, saya ingin memberangkatkan 10 orang setiap bulan,” ujarnya.

Faktanya, realisasi program tersebut bahkan melampaui target awal.

Pada gelombang pertama, sebanyak 64 orang telah lebih dulu diberangkatkan, artinya, dalam waktu singkat, total lebih dari 100 anggota PMPB Sumsel telah difasilitasi untuk beribadah umrah.

Langkah ini menempatkan PMPB Sumsel sebagai salah satu organisasi daerah yang tidak hanya aktif secara sosial, tetapi juga memberikan manfaat langsung yang nyata bagi anggotanya.

Kepercayaan kepada Travel dan Harapan Jamaah Keberangkatan jamaah difasilitasi oleh Holiday Angkasa Wisata, perwakilan agen, Yuli Heryati, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan.

Ia menyebut program ini sebagai bentuk kepedulian yang jarang ditemukan, di mana seorang pimpinan organisasi secara konsisten menghadiahkan ibadah umrah kepada anggotanya.

“Ini bukan hanya perjalanan ibadah, tetapi juga bentuk perhatian dan kepemimpinan yang nyata,” ungkapnya.

Simbol Loyalitas dan Strategi Organisasi Di balik program ini, terdapat pesan yang lebih dalam membangun loyalitas berbasis aksi nyata.

Yusuf Malaya menegaskan bahwa program umrah ini bukan sekadar hadiah, tetapi bagian dari strategi membangun solidaritas internal.

Ia juga memastikan bahwa PMPB Sumsel akan terus hadir di tengah masyarakat dengan program-program yang berdampak langsung, bukan sekadar wacana.

Dengan pendekatan ini, PMPB Sumsel tampak berusaha membangun citra sebagai organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga relevan dan bermanfaat bagi anggotanya.

Lebih dari Sekadar Perjalanan Bagi para peserta, keberangkatan ke Tanah Suci bukan hanya soal ibadah, tetapi juga simbol penghargaan atas dedikasi mereka dalam organisasi.

Di tengah dinamika organisasi masyarakat yang kerap stagnan pada program formalitas, langkah yang diambil Yusuf Malaya menghadirkan pendekatan berbeda, menggabungkan nilai spiritual, loyalitas, dan kepemimpinan berbasis aksi nyata.

Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin PMPB Sumsel akan menjadi model baru bagi organisasi daerah dalam membangun keterikatan anggotanya melalui program yang benar-benar dirasakan manfaatnya.(H Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *