MEDIABBC.co.id ,Jakarta – Seniman visual Ryan LH menampilkan karya terbarunya, Terikat, Terkait, dalam pameran seni kontemporer NGE-HENG! Refleksi Mental di Semesta’s Gallery, 9–31 Agustus 2025. Pameran kolektif volume kedua ini melibatkan 35 seniman dari berbagai kota di Indonesia serta dua peserta internasional asal Kopenhagen dan Mesir, dengan medium beragam dari instalasi hingga fotografi.
Lulusan Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta ini mengusung teknik fotografi tekstural yang dicetak menggunakan UV Print di atas aluminium composite (100 x 166 cm). Dua panel besar dengan retakan, cat terkelupas, dan lapisan warna biru-kuning merekam jejak waktu, sementara kawat yang dijalin di celahnya menyerupai tindakan menjahit luka.
“Upaya menyatukan kembali sesuatu yang telah terbelah adalah proses yang menyakitkan, tetapi penuh harapan. Karya saya perlakukan seperti tubuh—rentan, namun bisa dirawat,” ujar Ryan.
Simbolisme keterpisahan dan harapan menjadi inti karyanya. Benang kawat yang tak menyatu sempurna melambangkan hubungan yang dapat dirajut ulang, meski bekasnya tetap ada.
Pameran NGE-HENG! Refleksi Mental sendiri menggugat batas kesadaran di tengah realitas pasca-pandemi yang penuh tekanan sosial. Dalam konteks ini, karya Ryan mengajak pengunjung merenung: bahwa di balik retakan dan jarak, masih ada ruang untuk menjalin ulang—dengan kasih, memori, dan harapan.**












