MEDIABBC.co.id, PALEMBANG — Partai Gema Bangsa mulai mengirim sinyal serius ke panggung politik nasional. Lewat penguatan struktur hingga tingkat kecamatan di Kota Palembang, partai ini menegaskan arah perjuangannya: membangun kekuatan politik dari bawah, bukan dari elit pusat.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) 18 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gema Bangsa se-Kota Palembang, Jumat (7/2/2026), bukan sekadar agenda internal. Kegiatan ini menandai Palembang sebagai daerah percontohan penerapan desentralisasi politik yang selama ini hanya menjadi jargon banyak partai.
Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga DPP Partai Gema Bangsa, Febuar Rahman, secara terbuka menyebut bahwa partainya sengaja memutus ketergantungan pada pola sentralistik yang selama ini mendominasi politik nasional.
“Partai ini tidak dibangun dari Jakarta untuk daerah. Justru daerah yang diberi kewenangan penuh untuk membesarkan partai. Kekuatan Gema Bangsa ada di kader akar rumput,” tegas Febuar.
Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi pembeda Partai Gema Bangsa dengan partai-partai lama yang masih menjadikan struktur daerah sekadar perpanjangan tangan pusat.
Ketua DPW Partai Gema Bangsa Sumatera Selatan, Yuseva, menilai rampungnya pembentukan DPC di Palembang sebagai bukti bahwa konsep desentralisasi politik bisa dijalankan secara nyata, bukan sekadar retorika.
“Struktur kecamatan yang solid adalah syarat utama agar partai benar-benar memahami kebutuhan rakyat. Palembang menunjukkan itu bisa dilakukan,” ujar Yuseva.
Ia menambahkan, penguatan struktur di tingkat bawah akan menjadi basis utama perjuangan politik Gema Bangsa, terutama dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi lokal yang selama ini kerap terpinggirkan oleh agenda pusat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kota Palembang, Zamsul, memastikan bahwa seluruh 18 kecamatan di Palembang kini telah memiliki kepengurusan DPC yang aktif dan siap bekerja.
“Pembentukan DPC sudah 100 persen. Fokus kami ke depan adalah konsolidasi kader dan kerja politik yang langsung menyentuh masyarakat,” kata Zamsul.
Dengan struktur yang telah lengkap, Partai Gema Bangsa menargetkan Palembang menjadi contoh bagaimana partai politik dapat tumbuh sebagai alat perjuangan rakyat, bukan sekadar kendaraan elite.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Gema Bangsa dalam wacana nasional: mendorong kedaulatan daerah, demokrasi partisipatif, dan pembangunan yang berangkat dari kebutuhan lokal sebagai fondasi Indonesia ke depan.(H Rizal).













