Perang Lawan Narkoba di Lapas, Menteri Agus Andrianto: Terlibat, Kita Pecat dan Pidanakan!

MEDIABBC.co.id – JAKARTA – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menabuh genderang perang terhadap peredaran narkotika di balik jeruji besi. Menanggapi sentilan keras Komisi III DPR RI, Agus menegaskan tidak ada ruang bagi bandar maupun oknum petugas “pengkhianat” di lingkungannya.

“Segala bentuk peredaran narkotika, baik melibatkan warga binaan maupun oknum petugas, adalah pelanggaran serius. Tidak ada toleransi!” tegas Agus dalam keterangan resminya, Kamis (9/4).

Pembersihan Skala Besar: Ribuan Bandar “Dibuang”

Bukan sekadar gertakan, Agus mengungkap langkah represif yang tengah berjalan. Hingga saat ini, sebanyak 2.284 narapidana kategori bandar dan berisiko tinggi telah dipindahkan ke Lapas High Risk Nusakambangan untuk memutus rantai jaringan mereka.

“Ini strategi mematikan jaringan. Kami tidak main-main, ini langkah represif sekaligus rehabilitatif,” tambahnya.

Ancaman Pemecatan Petugas

Agus juga membidik internal kementeriannya. Ia memastikan integritas petugas adalah harga mati. Sejumlah oknum yang terbukti “bermain” dengan narkoba dipastikan telah menerima sanksi berat hingga pemecatan tidak dengan hormat.

“Kami tindak tanpa pandang bulu. Jika terbukti terlibat, sanksi tegas hingga proses pidana menanti,” ujar mantan Wakapolri tersebut.

Perketat Pengawasan Berbasis Teknologi

Untuk menutup celah, Kemenimipas kini memperketat pengawasan melalui:

CCTV Terintegrasi: Pemantauan 24 jam di seluruh titik rawan.

Razia Mendadak: Operasi insidentil tanpa kebocoran informasi.

Sinergi Aparat: Kolaborasi total dengan BNN, Polri, dan TNI untuk penindakan terpadu.

Agus menyadari bahwa membersihkan Lapas dan Rutan dari narkotika adalah persoalan kompleks. Namun, ia menjamin evaluasi total akan terus dilakukan demi menciptakan tempat pembinaan yang benar-benar bersih dan aman.

“Kami ingin Lapas menjadi tempat pembinaan, bukan tempat transaksi. Evaluasi jalan terus, pembenahan tidak akan berhenti,” pungkasnya.

(Jack)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *