News  

Perkuat Keamanan Organisasi Masyarakat, PMPB Sumsel Kembali Latih Satgas Jelang Pelantikan 14 Februari 2026

oplus_1024

MEDIABBC.co.id, Palembang – Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan (Sumsel), memperkuat sistem keamanan organisasi masyarakat dengan kembali menggelar pelatihan baris-berbaris serta pembentukan mental dan fisik bagi Satuan Tugas (Satgas) PMPB.

Pelatihan tersebut digelar pada Minggu,(25/01/2026), di Cucian Mobil Bombaru, sebagai bagian dari persiapan menjelang pelantikan pengurus PMPB Sumsel yang dijadwalkan pada 14 Februari 2026.

Sekretaris Jenderal PMPB, Sofian, menegaskan bahwa Satgas PMPB diposisikan sebagai unsur pengamanan internal yang profesional, terukur, dan beretika dalam menjaga stabilitas organisasi sipil.

“Satgas ini kami siapkan sebagai pengaman organisasi. Mereka dilatih bukan untuk menunjukkan kekuatan, tetapi untuk menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan dalam setiap kegiatan PMPB,” ujar Sofian.

Menurutnya, penguatan keamanan internal menjadi kebutuhan penting bagi organisasi sipil yang memiliki jaringan dan aktivitas luas. Oleh karena itu, pelatihan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pelatihan tidak berhenti hari ini. Kami jadwalkan kembali pada 1 dan 8 Februari. Ini bagian dari pembinaan agar Satgas siap secara fisik, mental, dan disiplin menjelang pelantikan,” jelasnya.

Sofian menyebutkan, dari total sekitar 90 personel Satgas, sebanyak 85 persen hadir dalam pelatihan Minggu kedua ini. Sisanya berhalangan karena masih menjalankan aktivitas pekerjaan.

Sementara itu, Panglima PMPB Sumsel, Mang Zai, menyampaikan bahwa pelatihan difokuskan pada pembentukan sikap dan karakter anggota Satgas sebagai aparat pengamanan organisasi sipil yang humanis.

“Latihan baris-berbaris ini bukan sekadar fisik. Ini tentang membangun disiplin, loyalitas, dan kekompakan. Satgas harus mampu bertindak tegas namun tetap mengedepankan etika,” kata Mang Zai.

Mang Zai juga menyampaikan arahan Ketua PMPB Sumsel, M Yusuf Malaya kepada seluruh anggota Satgas agar menjadikan keamanan sebagai instrumen penjaga marwah organisasi, bukan alat intimidasi.

“Ketua PMPB Sumsel menegaskan bahwa Satgas harus menjadi simbol ketertiban dan kedewasaan organisasi masyarakat. Tidak arogan, tidak represif, dan selalu mengutamakan pendekatan persuasif,” ungkapnya.

Pelatihan Satgas PMPB Sumsel ini dipandu oleh pelatih berpengalaman yang selama ini membina unsur pengamanan di berbagai lembaga dan instansi di Sumatera Selatan.

Melalui penguatan Satgas ini, PMPB Sumsel menegaskan komitmennya membangun organisasi masyarakat yang tertib, solid, dan memiliki sistem keamanan internal yang profesional dalam mendukung setiap agenda sosial dan kebangsaan.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *