Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Polres Ogan Ilir Lantik Kasat Res PPA dan PPO Baru

 

MEDIABBC.co.id, OGAN ILIR — Polres Ogan Ilir resmi memperkuat barisan dalam penanganan kasus perempuan dan anak. IPTU Dr. Try Nensy Nirmalasary, S.H., M.H. dilantik sebagai Kasat Res PPA dan PPO Polres Ogan Ilir dalam upacara yang dipimpin langsung Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., Senin (26/1/2026).
Pelantikan yang digelar di Gedung Panaluan Mako Polres Ogan Ilir itu bukan sekadar rotasi jabatan rutin.

Kapolres menegaskan, pengisian posisi strategis Kasat Res PPA dan PPO merupakan langkah konkret Polri dalam merespons tingginya atensi publik terhadap penanganan kasus yang melibatkan perempuan dan anak—kelompok yang kerap berada pada posisi paling rentan.

“Kasat Res PPA dan PPO memegang peran krusial dalam memastikan keadilan dan perlindungan hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan. Pendekatan humanis, penghormatan HAM, dan empati kepada korban adalah keharusan,” tegas AKBP Bagus dalam amanatnya.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Mutasi di lingkungan Polda Sumatera Selatan tertanggal 13 Januari 2026. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Ogan Ilir, para Kapolsek, perwira, serta personel lintas satuan fungsi.

Kapolres juga memberikan penekanan khusus kepada pejabat yang baru agar segera beradaptasi, membangun sinergi lintas sektoral—termasuk dengan instansi terkait dan elemen masyarakat—serta menghadirkan inovasi pelayanan yang mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Menurutnya, keberhasilan penanganan perkara perempuan dan anak tidak hanya diukur dari aspek penegakan hukum, tetapi juga dari keberpihakan negara terhadap korban. “Integritas, empati, dan dedikasi tinggi harus menjadi fondasi kerja.

Ini menyangkut rasa aman dan masa depan masyarakat,” ujarnya.

Dengan dilantiknya IPTU Dr. Try Nensy Nirmalasary, Polres Ogan Ilir berharap hadir semangat baru dalam penanganan perkara PPA dan PPO,

sekaligus penguatan citra Polri sebagai institusi yang melindungi kelompok rentan secara nyata, bukan sekadar normatif.

Upacara pelantikan berakhir sekitar pukul 09.45 WIB dan berlangsung aman, tertib, serta kondusif.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *