Porprov Muba Diwarnai Kontroversi “Medali Tak Bermoral”, KONI Palembang Angkat Suara

 

MEDIABBC.co.id, Muba, Sumatera Selatan — Aroma tak sedap kembali menyeruak dari arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan 2025 di Musi Banyuasin (Muba).

Setelah sempat heboh dengan isu “medali hantu”, kini di penghujung ajang olahraga dua tahunan itu muncul fenomena baru yang disebut “medali tak bermoral”.

Sekretaris KONI Kota Palembang, Rubi Indiarta, angkat bicara terkait dugaan kejanggalan jumlah medali yang beredar di sistem resmi Porprov Muba.

“Sangat disayangkan apa yang terjadi di Porprov Muba ini. Entah seperti apa cara panitia dan tuan rumah menciptakannya, sehingga di akhir cerita kami menyebut muncul medali emas yang tak bermoral,” ujar Rubi, Jumat (31/10/2025).

Menurut Rubi, berdasarkan kesepakatan awal bersama Chef de Mission (CdM), jumlah medali emas yang diperebutkan di Porprov Muba seharusnya 697 medali. Namun, data terbaru yang muncul di aplikasi resmi SiCublang menunjukkan jumlah keseluruhan medali emas melonjak menjadi 711.

“Bingung dan aneh, dari mana munculnya medali yang tak bermoral itu,” tegasnya.

Rubi menilai, peristiwa ini mencederai semangat sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi di dunia olahraga.

“Kami sangat menyayangkan apa yang dilakukan panitia. Sebagai insan olahraga, fair play adalah sikap utama kita. Namun, nasi sudah menjadi bubur,” ujarnya lagi.

KONI Palembang kini menunggu klarifikasi resmi dari panitia pelaksana Porprov Muba, terutama mengenai cabang olahraga mana yang menjadi sumber munculnya tambahan medali tersebut.

“Yang kami tunggu sekarang, klarifikasi resmi. Dari cabor apa munculnya medali tak bermoral itu,” tutup Rubi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak panitia Porprov Muba maupun KONI Sumatera Selatan belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.(H  Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *