Rp6 Miliar untuk Unsri, Herman Deru Kirim Pesan Keras: “Jangan Ada Mark-Up dan Proyek Fiktif!”

MEDIABBC.co.id, Palembang Komitmen dukungan terhadap dunia pendidikan tinggi kembali ditegaskan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Namun kali ini, pesan yang disampaikan tidak sekadar soal bantuan dana, melainkan peringatan tegas soal integritas.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, secara langsung mengingatkan agar dana hibah sebesar Rp6 miliar yang diberikan kepada Universitas Sriwijaya (Unsri) tidak disalah gunakan.

Penegasan itu disampaikan saat penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Rektor Unsri, Taufiq Marwa, di Palembang, Rabu (01/04/2026).

“Ini bukan sekadar dana. Ini amanah. Harus jelas wujudnya, jelas manfaatnya. Jangan sampai ada mark-up atau bahkan kegiatan fiktif,” kata Herman Deru dengan nada serius.

Dana hibah tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan Gedung FISIP serta pembenahan fasilitas olahraga kampus. Namun, Deru menekankan agar penggunaan anggaran tidak terjebak pada proyek-proyek yang hanya terlihat megah di atas kertas.

Ia meminta agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan mahasiswa dan menunjang aktivitas akademik secara nyata.

“Yang penting fungsional, bukan sekadar tampilan,” ujarnya.

Pernyataan soal “mens rea” atau niat baik yang disinggung gubernur menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov tidak ingin kecolongan dalam pengelolaan dana hibah.

Di tengah berbagai sorotan publik terhadap transparansi anggaran, pesan ini sekaligus menjadi peringatan bahwa pengawasan terhadap penggunaan dana pendidikan akan semakin diperketat.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov Sumsel juga mendorong peran strategis Unsri dalam menghasilkan riset yang berdampak langsung bagi daerah.

Deru berharap kampus terbesar di Sumsel itu tidak hanya menjadi institusi pendidikan, tetapi juga pusat inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan pembangunan.

“Saya ingin Unsri lebih aktif dalam riset. Kita butuh inovasi yang bisa mengangkat nama Sumatera Selatan di tingkat nasional,” tegasnya.

Di sisi lain, Rektor Unsri, Taufiq Marwa, mengakui bahwa dukungan ini memiliki arti penting, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi.

“Kami sangat mengapresiasi. Di tengah keterbatasan anggaran, Pemprov tetap memberi prioritas pada pendidikan tinggi,” katanya.

Menurutnya, bantuan ini akan mempercepat peningkatan kualitas fasilitas kampus sekaligus mendukung aktivitas mahasiswa.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *