News  

Serigala Sumsel Muncul, Satukan Energi Suporter dan Kobarkan Kebangkitan Sepak Bola Sumatera Selatan

MEDIABBC.co.id,PALEMBANG – Peta pergerakan suporter sepak bola di Sumatera Selatan memasuki fase baru. Komunitas pendukung Serigala Sumsel resmi muncul ke publik dan langsung mencuri perhatian sebagai kekuatan akar rumput yang berambisi menyatukan basis pecinta sepak bola daerah dalam satu barisan dukungan terorganisir.
Kehadiran Serigala Sumsel tak bisa dilepaskan dari munculnya Sumsel United, klub baru yang kini berkompetisi di Liga 2 Indonesia. Bagi publik Sumsel, klub ini menjadi simbol harapan di tengah kerinduan panjang akan kebangkitan sepak bola daerah yang sempat meredup akibat minimnya prestasi klub-klub lokal dalam beberapa tahun terakhir.
Berbeda dari kelompok suporter pada umumnya, Serigala Sumsel memposisikan diri sebagai wadah konsolidasi energi suporter yang selama ini tersebar dan berjalan sendiri-sendiri. Mereka membawa misi jangka panjang: membangun ekosistem dukungan yang solid, militan, namun tetap menjunjung etika.
Dewan Pembina Serigala Sumsel, Suparman Rohman, menilai Sumsel United hadir di momentum yang tepat.

“Antusiasme masyarakat terhadap sepak bola di Sumsel sebenarnya sangat besar. Sumsel United menjadi saluran baru harapan itu, meskipun kita juga prihatin dengan kondisi prestasi klub-klub kebanggaan daerah,” ujarnya.

Meski baru terbentuk sekitar satu bulan dan aktif dalam dua pekan terakhir, pertumbuhan Serigala Sumsel terbilang cepat. Struktur organisasi yang rapi dan militansi anggota menjadi faktor utama berkembangnya komunitas ini.
Sebagai langkah konsolidasi awal, Serigala Sumsel sempat merancang dukungan langsung ke stadion saat laga Sumsel United vs Sriwijaya FC yang berakhir dengan skor telak 5-0. Namun, demi menjaga situasi tetap kondusif, dukungan dialihkan ke agenda nonton bareng (nobar) di Gedung KNPI Sumsel, Sabtu (24/1/2026), yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Ketua Umum Serigala Sumsel, Ramon, menegaskan bahwa komunitas ini dibangun bukan untuk sensasi sesaat.

“Sumsel United membutuhkan dukungan yang benar-benar memberi spirit. Target kami jelas, mendorong klub ini berprestasi dan mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia,” tegasnya.

Menariknya, Serigala Sumsel juga mengambil sikap inklusif. Mereka membuka ruang dukungan bagi seluruh klub asal Sumatera Selatan, termasuk Sriwijaya FC, dengan komitmen menjaga koordinasi dan etika antar-suporter.
Dukungan akan dilakukan melalui kehadiran langsung di stadion maupun kegiatan nobar, sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim sepak bola yang sehat dan berkelanjutan di Sumsel.
Secara terbuka, Serigala Sumsel memasang target ambisius: Sumsel United finis di dua besar Liga 2 dan promosi ke Liga 1. Bagi mereka, suporter memiliki peran strategis dalam membangun mental bertanding dan kepercayaan diri pemain.

“Inilah tugas kami sebagai suporter: memberi dukungan penuh, menunjukkan militansi, dan menumbuhkan kebanggaan sebagai masyarakat Sumsel yang memiliki klub dengan masa depan,” ujar Parman, salah satu pengurus.

Hingga kini, Serigala Sumsel telah menghimpun sekitar 7.000 anggota dari berbagai latar belakang, termasuk komunitas pengemudi daring. Basis suporter ini tersebar di Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Lahat, Pagar Alam, hingga Kota Tangerang.
Komunitas ini terbuka bagi masyarakat luas. Proses bergabung dibuat sederhana, dengan syarat utama memiliki kecintaan terhadap sepak bola Sumatera Selatan dan melakukan registrasi melalui admin komunitas.

“Kami ini saudara. Masyarakat Sumsel akan memberikan yang terbaik untuk sepak bola Sumsel,” pungkas Ramon.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *