MEDIABBC.co.id, Palembang – Momentum satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi ajang konsolidasi besar organisasi masyarakat (ormas) pendukung di Sumatera Selatan. Sejumlah ormas yang tergabung dalam jejaring Garda Prabowo menggelar Mimbar Rakyat Kepemimpinan Prabowo–Gibran di Bundaran Air Mancur Palembang, Kamis (27/11/2025).
Tidak sekadar seremoni, pertemuan ini menjadi barometer dukungan akar rumput sekaligus bentuk penegasan bahwa ormas-ormas tersebut ingin dilibatkan lebih aktif dalam pengawalan program strategis nasional di daerah.

Ketua Garda Prabowo DKD Sumsel, H. Bana Djuni, SH., MBA, menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinan Prabowo–Gibran menunjukkan arah pembangunan yang dianggap jelas dan konkret oleh pendukung di daerah.
“Presiden kita berjuang sungguh-sungguh untuk kesejahteraan rakyat, membela rakyat, dan membangun di atas kebenaran. Kami akan tetap di barisan terdepan mengawal jalannya pembangunan,” ujarnya dalam mimbar bebas.
Di hadapan peserta aksi, Garda Prabowo Sumsel menyampaikan sejumlah capaian yang mereka nilai sebagai indikator keberhasilan tahun pertama, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga diplomasi pertahanan.

Ketua Satgasus Garda Prabowo DKD Sumsel, Rahmat Sandi Iqbal, SH, menyebut bahwa konsistensi pemerintah dalam mendorong stabilitas ekonomi menjadi perhatian utama masyarakat daerah.
Di antara capaian yang diapresiasi ormas:
1.Pertumbuhan ekonomi 5% dengan inflasi terkendali di 2%.
2.Angka kemiskinan turun ke 8,47%, terendah sepanjang sejarah.
3.Program Makan Bergizi Gratis menyalurkan lebih dari 1,4 miliar porsi.
166 Sekolah Rakyat beroperasi di berbagai daerah.
* Investasi Rp 1.434 triliun dengan hampir 2 juta lapangan kerja tercipta.
* Produksi beras 31 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
* Cadangan beras Bulog mencapai 4,2 juta ton.
,* Penyelamatan lebih dari Rp 1.000 triliun potensi kerugian negara.
* Penyitaan 4 juta hektare kebun sawit ilegal.
Pembentukan 100 batalion teritorial pembangunan baru sebagai penguatan postur pertahanan.
Perwakilan Baranusa Sumsel, Tonny, menyampaikan bahwa masyarakat merasakan langsung arah kebijakan pemerintahan sejauh ini. Karena itu, mereka menyatakan siap mengawal program strategis Presiden dan Wakil Presiden, khususnya di sektor pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kami siap menyukseskan dan terlibat mendukung program Presiden, terutama dalam agenda zero konflik dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Selain Garda Prabowo DKD Sumsel, sejumlah ormas lain turut hadir, antara lain GBR Sriwijaya, Baranusa, GMSSPK, Bedulur Galo, Berkembang, Garda Prabowo DKC Banyuasin, dan Garda Prabowo DKC Prabumulih.
Kehadiran banyak elemen ormas ini memperlihatkan bahwa konsolidasi mereka tidak hanya berorientasi politik, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial untuk memastikan program pemerintah berjalan hingga ke tingkat akar rumput.
Aksi di Palembang ini bukan sekadar deklarasi dukungan, tetapi juga mengirim pesan politik: bahwa para pendukung mengharapkan percepatan realisasi program, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat Sumatera Selatan, pangan, pendidikan, kesehatan, dan penegakan hukum.
Konsolidasi ini sekaligus menunjukkan bahwa tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran menjadi titik penting bagi penguatan basis dukungan di daerah, yang mereka harapkan bisa mendorong sinergi lebih efektif antara pusat dan daerah.(H Rizal).













