Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah, Warga Perum PNS Gandus Palembang Swadaya Cor Jalan Masjid Al-Fathur Akbar

MEDIABBC.co.id – PALEMBANG –Warga perum Pemkot gandus bergotong royong bersama melakukan pengecoran jalin di lingkungan masjid karenah sering tergenang air dan becek dengan anggaran sendiri dari swadaya masyarakat dan beberapa donatur.

Kecewa karena usulan perbaikan jalan tak kunjung terealisasi, warga Perum PNS Pemkot Gandus, RT 26 RW 07, melakukan aksi nyata. Bersama pengurus Masjid Al-Fathur Akbar dan para donatur, masyarakat bergotong royong melakukan pengecoran jalan lingkungan masjid yang selama ini menjadi langganan banjir, Minggu (03-01-2026).

Langkah ini diambil setelah musyawarah warga menyepakati perbaikan secara swadaya. Pasalnya, kondisi jalan yang sering tergenang air sangat mengganggu kenyamanan jamaah, terutama saat menghadapi persiapan shalat Idul Fitri maupun Idul Adha mendatang.

Tokoh masyarakat setempat, Ustadz Karnadi, menjelaskan bahwa pihaknya sudah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang maupun anggota DPRD Kota Palembang. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan maupun realisasi di lapangan.

“Kami sudah bermusyawarah berkali-kali dan mengajukan permohonan ke Pemkot serta DPR Kota Palembang, tapi sampai saat ini tidak ada tanggapan. Akhirnya, warga dan jamaah berinisiatif membangun sendiri dengan dana swadaya masyarakat dan bantuan donatur,” ujar Ustadz Karnadi di sela-sela kegiatan gotong royong.

Pengecoran jalan yang dilakukan mencakup area sepanjang 40 meter dengan lebar 7 meter. Warga merasa bersyukur karena kini akses menuju masjid sudah jauh lebih layak.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan masyarakat, hari ini kami bisa menyelesaikan pengecoran ini,” tambahnya.

Kegembiraan juga dirasakan oleh warga sekitar. Martin, salah satu warga setempat, mengaku lebih tenang dengan kondisi jalan yang sekarang sudah tinggi dan mulus.

“Kami sangat senang area jalan masjid sudah diperbaiki. Sekarang tidak was-was lagi kalau nanti shalat Id, tidak takut banjir lagi,” kata Martin, yang lebih di kenal Anggota dewan dak jadi di kalangan aktivis sumsel.

Meski dilakukan secara mandiri, warga tetap berharap agar Pemerintah Kota Palembang, khususnya Wali Kota, dapat meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah tersebut,”ujar martin.

Warga menaruh harapan besar pada komitmen pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan permasalahan infrastruktur yang belum tersentuh bantuan demi kepentingan masyarakat luas.

 

(Jack)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *