Cegah Putus Sekolah, Muba Inisiasi Terobosan Pendidikan di Pelosok

MEDIABBC.co.id – Muba – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengambil langkah proaktif dengan mengusulkan pendirian enam unit sekolah baru jenjang SMA/SMK di wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal). Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses pelayanan pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah di Bumi Serasan Sekate.

Kepala Disdikbud Muba, Dr. Drs. H. Iskandar Syahriyanto M.H., mengungkapkan bahwa usulan ini didasari oleh kondisi geografis Muba yang didominasi perkebunan, menyebabkan jarak antar sekolah menengah atas/kejuruan menjadi sangat jauh di beberapa kecamatan. “Kondisi ini diperparah dengan akses jalan yang sulit dan membahayakan siswa, sehingga tak sedikit yang akhirnya enggan melanjutkan pendidikan,” ujarnya, Jumat (25/04/2025).

Lebih lanjut, Iskandar mencontohkan beberapa wilayah 3T di mana jarak sekolah dari pemukiman mencapai 20-30 kilometer dengan kondisi jalan perkebunan yang ekstrem. “Ini tentu sangat memberatkan orang tua. Untuk itu, kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat segera memberikan izin pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan fasilitas SD atau SMP terdekat,” imbuhnya.

Adapun wilayah yang diusulkan untuk pendirian sekolah baru berdasarkan pemetaan dan urgensi Disdikbud Muba meliputi Desa Karang Agung, Desa Medak/Tapak Rimau, Desa Pangkalan Burlian, Desa Purwosari, dan Desa Senawar/Sukajaya.

Meskipun kewenangan pengelolaan SMA/SMK berada di tingkat provinsi, Pemkab Muba merasa memiliki tanggung jawab moral dan geografis untuk memajukan pendidikan di wilayahnya. “Usulan ini sejalan dengan program prioritas Bupati Muba terpilih, H.M Toha, dalam meningkatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas,” pungkas Iskandar. Surat resmi terkait usulan ini telah disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada 17 April 2025.

 

(Rina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *