Tolak Oligarki SDA, Aliansi BEM se-Bogor Raya Tegaskan Komitmen Perkuat Kedaulatan Lokal Berbasis Data

MEDIABBC.co.id – BOGOR – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor Raya menegaskan sikap tegasnya untuk melawan praktik oligarki sumber daya alam (SDA) dan memperkuat kedaulatan lokal berbasis data. Penegasan ini disampaikan Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, dalam Musyawarah Kerja (Muker) yang diselenggarakan di STIE GICI Business School pada Sabtu (15/11/2025).

Muker yang mengangkat tema “Meneguhkan Arah Gerakan: Konsolidasi, Kolaborasi, dan Aksi Nyata Mahasiswa” ini dihadiri oleh sekitar 100 perwakilan kampus dari berbagai perguruan tinggi se-Bogor Raya.

Indra Mahfuzhi menyatakan bahwa isu tata kelola SDA yang tidak transparan dan rawan dikendalikan oleh oligarki menjadi fokus utama gerakan mahasiswa. Secara khusus, Aliansi BEM se-Bogor Raya menyoroti persoalan lokal seperti aktivitas tambang pasir ilegal dan eksploitasi SDA lainnya di wilayah Bogor.

“SDA adalah pilar kedaulatan bangsa. Kami menolak praktik oligarki yang merugikan rakyat dan akan memperkuat militansi kebangsaan untuk mengoreksi setiap kebijakan pro oligarki serta yang menyimpang dari Pancasila dan konstitusi,” tegas Indra.

Lebih lanjut, Aliansi BEM se-Bogor Raya berkomitmen menjadi ‘Arsitek Kedaulatan Lokal’ dengan menempatkan data sebagai alat perlawanan sosial. Menurut Indra, keakuratan data sangat krusial dalam program penanggulangan kemiskinan, pelayanan sosial, hingga peningkatan kesejahteraan buruh.

“Kami akan terjun langsung mengawal validitas data di lapangan agar keberpihakan negara benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Indra menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen mahasiswa Bogor Raya untuk meningkatkan kualitas gerakan dengan langkah konkret.

“Mari bung, kita ganyang para oligarki sumber daya alam dan berjuang untuk kepentingan rakyat. Keberhasilan gerakan diukur dari ketahanan dan konsistensi napas perjuangan,” pungkasnya.

(Kelana Peterson)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *