MEDIABBC.co.id – BANYUASIN – Kepala Desa (Kades) Sejagung Kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin, Sumatera selatan, kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya terjerat dugaan sengketa lahan, kini ia dihebohkan atas sikapnya yang dinilai arogan terhadap warganya dan perwakilan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang pada Rabu (26/11/2025).kini viral di media sosial.
Aksi Kades Azhar Muslimin diduga dipicu oleh kesalah pahaman. Ia marah besar karena adanya pertemuan dan survei yang dilakukan pihak Pusri dengan sejumlah petani mengenai tanggapan dan manfaat pupuk bersubsidi, tanpa sepengetahuannya atau izin dari perangkat desa.
“Awalnya Kades salah paham, dikira yang datang itu dari Dinas Pertanian yang mengurus soal pupuk. Padahal, itu kumpulan masyarakat yang sedang disurvei oleh pihak Pusri mengenai tanggapan petani terhadap adanya pupuk subsidi dan manfaat yang dirasakan,” ungkap salah satu warga.
Warga S menambahkan bahwa kesalahpahaman tersebut berujung pada tindakan arogansi di luar ruangan pertemuan. Kades dan beberapa pengikutnya diduga sempat hampir menghajar warga yang terlibat dalam pembahasan soal pupuk bersubsidi.
Terkait isu penjualan pupuk seharga Rp105.000 yang disinggung Kades, Warga S membantah keras tudingan tersebut. “Tidak ada penjualan pupuk seharga itu, pupuk di gudang posisinya belum terjual,” tegasnya.
Tindakan Kades sejagung Terekam Video! “Kades sejagung di tuding halangi Upaya Survey Pupuk Subsidi ”
Melalui rekaman video yang beredar, terlihat jelas Kades Sejagung meluapkan emosinya, membentak warga dan perwakilan Pusri.
“Kamu masuk wilayah orang tanpa izin. Ada masalah pupuk, saya juga yang dipanggil ke sini! Ini ada yang jual 105 ribu, sudah ada datanya, kulaporkan! Jangan seperti itu, izin dululah di wilayah saya. RT pun tidak memberi tahu ada kegiatan ini. Pulanglah kau!” ujar Kades dengan nada tinggi dan emosi, sambil menunjuk dan menekan pinggangnya.
Awak media telah berupaya mengonfirmasi langsung kepada Kepala Desa Sejagung. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Mendra, menyatakan akan menyampaikan pesan dari awak media kepada Kades.hingga berita ini diterbitkan, tidak ada tanggapan atau penjelasan resmi dari Kepala Desa Sejagung terkait insiden tersebut.begitu juga dari pihak PT Pusri.
(Jack)













