MEDIABBC.co.id, Palembang–
Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, M. Hidayat, S.E., M.Si., melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kota Palembang yang dinilainya lalai dalam memberikan dukungan kepada para atlet yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Dalam pernyataannya usai menutup pertandingan cabang olahraga (cabor) bola basket, Hidayat menyesalkan minimnya perhatian dari dinas-dinas terkait terhadap perjuangan atlet Palembang. Ia menyebut, bahkan kehadiran kepala dinas maupun perwakilan dinas yang seharusnya mendampingi cabor masing-masing, nyaris tak terlihat di arena pertandingan.
“Kami tidak melihat adanya dukungan penuh dari Pemkot Palembang. Para atlet sudah berjuang membawa nama baik kota, tapi perhatian dari pemerintah sangat minim. Ini sungguh memalukan,” tegas Hidayat.
Lebih mengejutkan lagi, menurut Hidayat, bantuan yang diberikan kepada sejumlah cabor jumlahnya sangat kecil, bahkan tak cukup untuk membeli air minum bagi para atlet saat bertanding.
“Kami sempat tanyakan langsung kepada salah satu cabor. Jumlah bantuan yang diterima benar-benar mengejutkan—terlalu kecil, bahkan mungkin tidak cukup untuk sekadar membeli minum di tengah pertandingan. Ini ironis,” ujarnya dengan nada kecewa.
Hidayat menegaskan, dinas-dinas yang telah ditunjuk untuk mendampingi masing-masing cabor harus bertanggung jawab atas tugas dan fungsinya. Ia menyebut ini bukan hanya soal anggaran, tetapi soal komitmen dan kepedulian.
“Saya ingin menekankan, ini bukan hanya soal uang. Ini soal kepedulian dan tanggung jawab moral. Jangan hanya datang saat atlet menang dan menerima penghargaan. Ketika mereka bertanding dan butuh dukungan, justru menghilang,” katanya.
Meski hanya menempati posisi kedua dalam klasemen sementara perolehan medali Porprov XV Sumsel 2025 per 20 Oktober pukul 22.00 WIB, kontingen Palembang menunjukkan performa mengesankan: 39 emas, 31 perak, dan 41 perunggu (total 111 medali), terpaut tipis dari tuan rumah Muba yang mengoleksi 48 emas, 33 perak, dan 35 perunggu (116 medali).
“Prestasi atlet Palembang sangat luar biasa, bahkan bisa bersaing ketat dengan tuan rumah. Namun, tanpa dukungan maksimal dari pemerintah, sulit bagi mereka untuk mencapai hasil terbaik. Jika ingin jadi juara umum, dukungan tak bisa setengah-setengah,” tegas Hidayat.
Hidayat berharap Porprov XV ini menjadi momen refleksi dan evaluasi menyeluruh bagi Pemkot Palembang agar ke depan lebih serius dalam pembinaan dan kesejahteraan atlet. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap atlet bukan hanya saat Porprov berlangsung, melainkan harus menjadi agenda pembangunan berkelanjutan.
“Kita ingin ke depan Palembang bisa jadi tuan rumah, bukan hanya dalam hal penyelenggaraan, tapi juga dalam prestasi. Itu tak bisa tercapai kalau perhatian ke atlet masih sebatas seremonial dan formalitas,” pungkasnya.(H Rizal).












