MEDIABBC.co.id – Palembang – Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Dan Minuman (FSP RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII hari ini, Sabtu (11/10/2025).
Mengangkat tema “Memperkuat Komitmen Membangun Perubahan Yang Visioner: Demokratis, Profesional dan Berintegritas”, Musda ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat peran mereka di tengah dinamika ketenagakerjaan.

Acara pembukaan Musda VII yang berlangsung di AZZA Hotel, Jalan Angkatan 45, Palembang, dihadiri oleh ratusan anggota dan pengurus. Turut hadir pula sejumlah tokoh penting dan perwakilan instansi, menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap agenda organisasi pekerja ini.
Dihadiri Tokoh dan Instansi Penting
Pembukaan Musda ke-VII ini semakin meriah dengan kehadiran perwakilan dari berbagai pihak. Dari unsur pemerintah dan keamanan, tampak hadir Kabid HI Disnaker Provinsi Sumsel, Eki Zaskia, Ka Disnaker Kota Palembang, serta perwakilan dari kepolisian, Kasat Intelkam Polresta, AKP MP Nasution.
Dukungan dari pusat organisasi pekerja juga terlihat dari kehadiran Ketua Umum PP RTMM SPSI, Sudarto AS, dan Ketua DPD KSPSI Sumsel, Zainal Arifin Hulap, beserta jajaran pengurus lain seperti Sekertaris DPD KSPSI Sumsel, Cecep Wahyudin, SP. Selain itu, perwakilan perusahaan besar seperti dari PT Indofood dan PT Sukanda serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan turut hadir.

Semangat Baru Hadapi Dinamika Ketenagakerjaan
Terselenggaranya Musda VII ini digambarkan sebagai “hembusan semangat baru” dalam upaya menjalankan organisasi FSP RTMM-SPSI yang lebih efektif dan profesional.
Dalam beberapa waktu terakhir, dinamika ketenagakerjaan di Indonesia dinilai cukup memberatkan bagi pekerja, terutama dengan hadirnya beberapa regulasi baru. Hal ini menjadi sorotan serius yang harus disikapi oleh organisasi.
Musda VII ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang akan meningkatkan pembelaan serta perlindungan pekerja RTMM, khususnya di Kota Palembang, dan secara umum memperbaiki kondisi ketenagakerjaan di Indonesia.
(Jack-red)













