News  

Model Pembiayaan Tanpa Bunga PMPB Sumsel Dorong UMKM Batu Bata Bangkit di Banyuasin

MEDIABBC.co.id, PALEMBANG — Di tengah keterbatasan akses permodalan yang masih menjadi persoalan utama UMKM, Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan menghadirkan pendekatan alternatif melalui skema pembiayaan tanpa bunga. Sebanyak Rp60 juta disalurkan kepada UMKM kelompok tani pembuat batu bata di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Sabtu,(07/02/2026).

Program ini menjadi bukti peran aktif organisasi masyarakat dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis sektor produksi riil. Bantuan modal tersebut digagas langsung oleh Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malayah, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang membangun kemandirian ekonomi masyarakat kecil dan menengah.

Bendahara PMPB Sumsel, Hj. Hilda, yang menyerahkan bantuan secara simbolis, menegaskan bahwa skema tanpa bunga dirancang agar pelaku UMKM dapat fokus pada peningkatan usaha tanpa tekanan finansial.

“Kami tidak ingin UMKM terbebani. Modal ini harus menjadi pemantik pertumbuhan, bukan sumber masalah baru. Prinsip kami, usaha tumbuh, produksi naik, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” ujar Hj. Hilda.

Ia menambahkan bahwa PMPB Sumsel juga menekankan pengelolaan dana yang bertanggung jawab dan transparan agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Humas PMPB Sumsel, Yudith, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi organisasi dalam membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, bukan sekadar wacana.

“PMPB Sumsel ingin menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan bisa hadir sebagai solusi konkret. Program ini bukan pencitraan, tetapi kerja nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Yudith.

Menurutnya, sektor UMKM seperti industri batu bata memiliki efek domino yang besar terhadap perekonomian lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga mendukung sektor konstruksi.

“Ketika UMKM ini bergerak, ekonomi desa ikut bergerak. Inilah yang ingin terus kami dorong dan komunikasikan ke publik,” tambahnya.

Penyaluran bantuan modal tersebut turut disertai penandatanganan kontrak kerja sama antara PMPB Sumsel dan mitra binaan UMKM sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola usaha yang profesional, berkelanjutan, dan akuntabel.

Ketua Bidang Perekonomian dan UMKM PMPB Sumsel, Hj. Yuly Heriaty, SE, menyampaikan bahwa bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi batu bata agar UMKM binaan mampu naik kelas.

“Kami ingin UMKM binaan PMPB tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus PMPB Sumsel, antara lain Wakil Ketua, Panglima, Ketua Srikandi, dan Ketua Satgas PMPB Sumsel. Kehadiran mereka menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal langsung program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.

Melalui pendekatan pembiayaan tanpa bunga dan pendampingan berkelanjutan, PMPB Sumsel menegaskan posisinya sebagai kekuatan masyarakat sipil yang konsisten mendorong lahirnya ekonomi rakyat yang mandiri dan berdaya saing di Sumatera Selatan. (H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *