MEDIABBC.co.id, Palembang – Aksi cepat tanggap ditunjukkan Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu Sumatera Selatan (PMPB Sumsel) dalam merespons musibah kebakaran yang menewaskan seorang warga di kawasan Kertapati, Palembang.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (8/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Ki Kemas Rindo, Lorong Kiamadani, RT 51, RW 09, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati. Kebakaran menghanguskan satu unit rumah dan menyebabkan satu korban jiwa.
Korban diketahui bernama Husin alias Haseng (52), seorang pria yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Laporan awal disampaikan oleh warga bernama Nia sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas kemudian mengerahkan Unit Light Rescue dan Unit Ambulance menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer. Tim tiba di lokasi pukul 01.53 WIB dan proses evakuasi berlangsung dari pukul 01.54 WIB hingga 03.30 WIB.
Mendapatkan informasi mengenai musibah tersebut, Ketua Umum PMPB Sumsel, M Yusuf Malaya, langsung menginstruksikan jajaran pengurus dan anggota PMPB untuk bergerak cepat membantu korban dan keluarga yang ditinggalkan.
Pada Senin (9/3/2026), tim PMPB Sumsel turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, serta Ketua Rescue PMPB Sumsel. Sementara dari pihak pemerintah setempat diwakili oleh Plt Lurah Ogan Baru, Sri.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, di antaranya 10 kilogram beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, gula, teh, serta bantuan uang tunai yang diserahkan langsung oleh Bendahara Umum PMPB Sumsel kepada istri almarhum.
Sekretaris Jenderal PMPB Sumsel Sopan Sopian menyampaikan bahwa gerakan kemanusiaan ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PMPB Sumsel M Yusuf Malaya sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Ketua Umum Bapak M Yusuf Malaya menegaskan kepada kami bahwa PMPB harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang mengalami musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami untuk saling membantu,” ujar Sopan.
Ia juga menambahkan bahwa PMPB Sumsel tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan dukungan moral dan pendampingan pasca musibah.
“Pesan Ketua Umum jelas, jangan biarkan warga menghadapi musibah sendirian. PMPB harus hadir memberikan bantuan nyata dan memastikan korban mendapat perhatian,” tambahnya.
PMPB Sumsel berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta menjadi wujud solidaritas sosial di tengah masyarakat Palembang.(H RIZAL).












