ORADO  

Palembang Bidik Dominasi Total di Kejurprov ORADO Sumsel 2026, Bukan Sekadar Main Domino

MEDIABBC.co.id, PALEMBANG – Ambisi besar tak lagi disembunyikan. Tim Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kota Palembang secara terbuka memasang target tinggi: bukan sekadar juara, tetapi mendominasi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) I ORADO Sumatera Selatan 2026.

Turnamen yang akan berlangsung di Wisma Atlet, Jakabaring Sport City (JSC) pada 17–18 April 2026 itu menjadi panggung pembuktian bahwa domino telah bertransformasi dari permainan santai menjadi olahraga strategi yang serius dan kompetitif.

Berbeda dari narasi umum yang masih memandang domino sebagai hiburan, Palembang justru datang dengan pendekatan yang lebih “militan”: disiplin, kalkulasi, dan kontrol emosi dijadikan senjata utama.

Dalam konsolidasi internal yang digelar jelang keberangkatan tim, manajemen menegaskan satu garis tegas tak ada ruang untuk bermain tanpa arah.

“Ini bukan soal ikut bertanding, ini soal menguasai permainan. Semua pemain wajib tunduk pada aturan PB ORADO. Tidak ada kompromi,” ujar Manajer Tim, Syaiful.

Pernyataan itu bukan tanpa dasar, Palembang menurunkan kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta muda yang disebut telah melewati proses seleksi dan pembinaan ketat. Mereka disiapkan bukan hanya untuk menang di level provinsi, tetapi juga mengamankan tiket menuju Kejuaraan Nasional di Bogor.

Di sisi lain, Sekretaris Pengcab ORADO Palembang, Johannes Firano, menilai Kejurprov kali ini akan menjadi titik balik persepsi publik terhadap olahraga domino.

“Selama ini orang menganggap domino itu santai. Di sini kami buktikan, ini permainan penuh strategi, membaca lawan, dan pengambilan keputusan cepat. Siapa yang tidak siap, akan tertinggal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan di arena pertandingan tidak bisa disamakan dengan permainan sehari-hari. Faktor mental dan konsistensi menjadi pembeda utama.

Kejurprov ORADO Sumsel 2026 sendiri diprediksi berlangsung ketat, dengan sejumlah daerah lain juga menyiapkan kekuatan terbaik mereka. Namun Palembang tampak tak gentar. Dengan tagar #PalembangMenang, mereka justru mengirim sinyal bahwa target mereka lebih dari sekadar podium, melainkan supremasi.

Kini, semua mata tertuju ke Jakabaring. Apakah Palembang benar-benar mampu membuktikan dominasi yang mereka gaungkan, atau justru tekanan besar akan menjadi bumerang?

Jawabannya akan ditentukan di atas meja domino.( H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *