MEDIABBC.co.id, Palembang — RDPS Cup 2026 tingkat SMA/SMK bukan sekadar turnamen pelajar biasa. Ajang ini berubah menjadi panggung dominasi mutlak SMK Negeri 2 Palembang yang tampil tanpa cela, sekaligus menghadirkan warna tersendiri lewat militansi suporter SMA Negeri 22 Palembang yang dinobatkan sebagai yang terbaik.
Sejak fase awal hingga partai puncak, SMKN 2 Palembang menunjukkan kelasnya. Permainan disiplin, organisasi tim yang rapi, serta efektivitas serangan menjadikan mereka tak tersentuh lawan. Gelar juara pertama pun diraih dengan meyakinkan, meninggalkan SMA Negeri 9 Palembang di posisi kedua, MAN 3 Palembang di peringkat ketiga, dan SMA Negeri 22 Palembang di posisi keempat.
Dominasi SMKN 2 Palembang tak berhenti di podium juara,mereka menyapu bersih penghargaan individu: Yazid sebagai Best Coach, Stevanus sebagai Best Goalkeeper, Yoga sebagai Best Player, dan M. Riski sebagai Top Scorer. Ini menjadi penegasan bahwa kekuatan mereka merata, dari lini belakang hingga ujung tombak.
Di tengah superioritas sang juara, sorotan juga layak diberikan kepada suporter SMA Negeri 22 Palembang.
Meski timnya finis di posisi keempat, dukungan tanpa henti, koreografi kreatif, dan sikap tertib menjadikan mereka dinobatkan sebagai Suporter Terbaik turnamen membuktikan bahwa kemenangan juga bisa lahir dari tribun.
Ketua AFK Palembang sekaligus Ketua Panitia, M. Ali Ruben, menyebut RDPS Cup 2026 sebagai refleksi kemajuan sepak bola pelajar di daerah.
“SMKN 2 Palembang menunjukkan standar permainan yang sangat tinggi mereka pantas menjadi juara”,tapi di sisi lain, kami juga melihat bagaimana suporter SMA Negeri 22 menghadirkan energi positif yang luar biasa. Inilah wajah sepak bola yang kita inginkan: kompetitif di lapangan, sehat dan inspiratif di tribun,” tegas M. Ali Ruben.
Ia menambahkan, keseimbangan antara kualitas tim dan budaya suportif menjadi kunci berkembangnya ekosistem sepak bola pelajar.

“Kalau pembinaan berjalan dan kultur suporter seperti ini terus dijaga, Palembang punya potensi besar melahirkan pemain-pemain masa depan,” lanjutnya.

Sementara itu, M. Riski, mesin gol SMKN 2 Palembang, menegaskan bahwa kesuksesan timnya bukan hasil kebetulan.
“Kami datang dengan target juara dan bekerja keras untuk itu. Gelar top scorer ini bonus, yang utama adalah tim bisa jadi yang terbaik,” ujarnya singkat namun tegas.
RDPS Cup 2026 akhirnya tidak hanya mencatat nama juara, tetapi juga menegaskan satu hal: SMKN 2 Palembang kini menjadi tolok ukur baru kekuatan sepak bola pelajar, sementara suporter SMA Negeri 22 menunjukkan bahwa semangat dan loyalitas tetap punya panggung untuk bersinar.(H Rizal).

=========================================












