========================================= ========================================
News  

Camellia Panduwinata Lubis: Apresiasi Kapolri, Momentum Mewujudkan Polri yang Lebih Dekat dengan Rakyat dan Berkeadilan

MEDIABBC.co.id, Jakarta — Camellia Panduwinata Lubis, Sekretaris Jenderal Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), menyampaikan apresiasi kepada Kapolri atas berbagai upaya pembenahan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Momentum ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kapolri. Bravo untuk Polri. Semoga momentum ini menjadi titik penguatan komitmen Polri untuk semakin dekat dengan rakyat, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sesungguhnya,” ujar Camellia Panduwinata Lubis.

Camellia menegaskan bahwa sebagai bagian dari masyarakat, dirinya mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong perbaikan dan pembenahan institusi Polri. Menurutnya, Polri yang kuat bukan hanya diukur dari kewenangan dan ketegasan dalam menjalankan tugas, tetapi juga dari kemampuan memberikan pelayanan yang humanis, merespons pengaduan masyarakat, serta menjamin kepastian hukum tanpa diskriminasi.

“Sebagai masyarakat, kita tentu mendukung upaya Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk terus memperbaiki Polri. Harapan kita sederhana, tetapi sangat mendasar: masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik, laporan ditindaklanjuti secara profesional, dan setiap orang memperoleh perlakuan yang adil di hadapan hukum,” tegasnya.

Berharap Laporan Informasi terhadap PT LMA Mendapatkan Kepastian Hukum

Di tengah harapannya terhadap perbaikan institusi Polri, Camellia juga menyampaikan persoalan yang dialaminya secara pribadi. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, laporan informasi yang disampaikannya terkait PT LMA belum mendapatkan kejelasan sebagaimana yang diharapkannya.

Camellia berharap Kapolri dapat memberikan perhatian agar laporan informasi tersebut ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Sebagai warga negara, saya juga memiliki laporan informasi terkait PT LMA yang hingga hari ini belum memperoleh kejelasan yang saya harapkan. Saya berharap Bapak Kapolri dapat mendorong agar laporan tersebut ditangani secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai prosedur. Saya hanya ingin mendapatkan kejelasan, kepastian hukum, dan keadilan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini bukan dimaksudkan untuk menghakimi pihak mana pun, melainkan sebagai bentuk harapan agar mekanisme penegakan hukum dapat berjalan dengan baik dan memberikan kepastian bagi masyarakat yang mencari keadilan.

Menurut Camellia, kepercayaan publik terhadap Polri akan semakin kuat apabila setiap laporan masyarakat memperoleh penanganan yang jelas, proporsional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Apabila terdapat kendala dalam proses penanganan, masyarakat juga berhak memperoleh informasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Polri Harus Hadir sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Camellia berharap Kapolri beserta seluruh jajaran mampu menjadikan aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Harapan saya, Polri ke depan benar-benar hadir untuk seluruh rakyat Indonesia. Jangan sampai masyarakat merasa sendirian ketika mencari keadilan. Ketika masyarakat menyampaikan laporan, berikanlah penanganan yang profesional dan kejelasan sesuai aturan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin tumbuh,” tutup Camellia.

Baginya, reformasi Polri bukan semata-mata tentang perubahan kebijakan atau kelembagaan, melainkan tentang bagaimana masyarakat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan kepastian hukum.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *