MEDIABBC.co.id, PALEMBANG –
Tim Penggerak PKK Kota Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Melalui kunjungan kerja ke Kecamatan Seberang Ulu II, Rabu (17/9), PKK Kota Palembang menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil berisiko stunting.

Bertempat di Aula Kantor Camat Seberang Ulu II, kegiatan ini dipimpin oleh Staf Ahli TP PKK Kota Palembang, Putri Azizah Prima Salam, dan turut dihadiri oleh jajaran pejabat kecamatan, para lurah, kepala puskesmas, UPTD, serta para pengurus PKK dan penerima manfaat program.Rabu,(17/09/2025).

“Program ini sudah berjalan selama tiga bulan terakhir dan menyasar seluruh kecamatan di Kota Palembang. Bantuan yang diberikan berupa susu bergizi dan telur, dengan tujuan utama mencegah stunting serta menjaga kesehatan ibu hamil berisiko,” jelas Putri Azizah.
Ia juga mengimbau para ibu hamil untuk disiplin dalam menjaga kesehatan, termasuk rutin memeriksakan kehamilan, menghindari konsumsi makanan mentah, dan menggunakan bantuan makanan tambahan sesuai kebutuhan gizi.

Camat Seberang Ulu II, Arya Andriana, menyambut baik program ini sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan di wilayahnya.
“Stunting bukan hanya menghambat tumbuh kembang anak, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Saat ini, di wilayah kami terdapat 10 anak dan 7 ibu hamil yang masuk kategori berisiko stunting,” terang Arya.
Ia merinci, kasus stunting tersebar di beberapa kelurahan seperti Kelurahan 11 Ulu (2 anak), 13 Ulu (1 anak), 14 Ulu (5 anak), Tangga Takat (1 anak), 16 Ulu (1 anak), dan Sentosa (2 anak).
Sebagai upaya lanjutan, Arya mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim PKK akan kembali menyalurkan bantuan tambahan khusus bagi anak-anak yang telah teridentifikasi berisiko stunting.
“Kami berharap bantuan ini tepat sasaran dan dapat berkelanjutan. Insya Allah pada Jumat mendatang akan ada penyaluran lanjutan khusus untuk anak-anak,” tambahnya.
Program PMT ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh yang mengedepankan keterlibatan lintas sektor, termasuk dukungan masyarakat. TP PKK Palembang mendorong kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, dan aparatur wilayah untuk memastikan pencegahan stunting dilakukan sejak dini.
Dengan langkah nyata ini, Kota Palembang berharap bisa mempercepat pencapaian target nasional dalam menurunkan prevalensi stunting ke angka di bawah 14% pada 2026, sesuai arahan Presiden RI.(H Rizal).












