=========================================

Ikhtiar Haji Ninong Menyiapkan Anak Menembus Seleksi TNI dan Polri

MEDIABBC.co.id BANDUNG – Cita-cita seorang anak membutuhkan lebih dari sekadar dukungan keluarga. Persiapan, kedisiplinan, dan pemahaman terhadap proses seleksi menjadi bekal yang perlu dibangun sejak dini. Hal itulah yang mendorong Sudirman Sulaiman, tokoh masyarakat Kotamobagu yang akrab disapa Haji Ninong, menemui Kolonel Kav. Edward Sitorus di Bandung.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Haji Ninong untuk menggali pengalaman seorang perwira TNI Angkatan Darat dalam membina kedisiplinan dan memahami dunia kemiliteran. Ia ingin memperoleh pandangan yang dapat digunakan untuk mendampingi anak yang bercita-cita menjadi taruna TNI maupun anggota Polri.

Bagi Haji Ninong, peran orang tua tidak berhenti pada memberikan semangat. Ada tanggung jawab untuk membantu anak mengenali kemampuan diri, membangun kesiapan, dan memahami persyaratan yang harus dipenuhi.

Diskusi itu juga mempertemukan kebutuhan keluarga akan informasi dengan pengalaman seorang prajurit yang aktif berbagi pengetahuan di ruang digital.

Edward Sitorus dikenal melalui aktivitasnya di YouTube dan TikTok, dengan jumlah pengikut sekitar 800 ribu. Konten yang dibagikannya antara lain membahas kehidupan prajurit, disiplin, pembinaan diri, serta hal-hal yang berkaitan dengan persiapan generasi muda memasuki dunia militer.

Media sosial, dalam konteks ini, menjadi jalur alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh gambaran awal mengenai dunia TNI. Namun, informasi digital tetap perlu dipahami secara proporsional dan tidak menggantikan ketentuan resmi yang ditetapkan penyelenggara seleksi.

Dalam diskusi tersebut, persiapan fisik, mental, akademik, dan pembentukan karakter menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian.

“Persiapan yang baik harus dilakukan secara wajar dan terukur, dengan tetap mengikuti seluruh ketentuan serta mekanisme seleksi resmi yang berlaku,” kata Haji Ninong.

Ia berharap pertemuan itu memberinya perspektif yang lebih baik dalam mendampingi anak, sekaligus membantu menempatkan cita-cita tersebut dalam proses persiapan yang realistis.

“Kami berharap nasihat dan pengalaman yang diperoleh dari Kolonel Edward Sitorus dapat menjadi bekal untuk memberikan pendampingan yang lebih baik kepada anak,” ujarnya.

Bagi Haji Ninong, pertemuan di Bandung itu merupakan bagian dari ikhtiar keluarga. Sementara bagi masyarakat, pengalaman tersebut memperlihatkan pentingnya akses terhadap informasi yang tepat ketika generasi muda mulai menentukan arah pengabdian dan masa depannya.

 

Jourmalis : Kelana003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *