MEDIABBC.co.id, Palembang – Hujan deras yang mengguyur Palembang, Rabu (25/2/2026), tak menyurutkan langkah jajaran Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu Sumatera Selatan (PMPB Sumsel),untuk tetap turun ke jalan. Di hari ketujuh Ramadan, organisasi ini kembali membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat di tiga titik strategis kota.
Sebanyak 450 paket takjil dibagikan kepada pengendara, pekerja lapangan, hingga warga yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 30 personel diterjunkan dalam aksi sosial tersebut, terdiri dari Satgas Rescue dan Srikandi PMPB, dengan menggunakan kendaraan operasional masing-masing.
Panglima Satgas PMPB Sumsel, Mang Zai, menegaskan bahwa hujan bukan alasan untuk menghentikan aksi berbagi.
“Meski hujan deras, kami tetap bergerak. Ini sudah menjadi komitmen kami selama Ramadan untuk hadir membantu masyarakat yang belum sempat menyiapkan berbuka puasa,” ujarnya.
Menurut Mang Zai, kegiatan pembagian takjil ini akan terus dilakukan setiap hari selama Ramadan dengan jumlah paket dan titik yang sama seperti hari-hari sebelumnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan arahan langsung dari Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, agar organisasi tidak hanya hadir secara struktural, tetapi juga nyata di tengah masyarakat.
“Pesan Ketua Umum jelas, PMPB harus benar-benar bermanfaat untuk semua. Ramadan adalah momentum terbaik untuk menunjukkan kepedulian itu,” katanya.
Sementara itu, Kabid Humas PMPB Sumsel, Yudith, menyebut aksi berbagi di tengah cuaca ekstrem justru menjadi bukti keseriusan organisasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komitmen sosial tidak bergantung pada cuaca. Justru saat kondisi sulit, solidaritas harus semakin kuat. PMPB hadir bukan untuk seremoni, tapi aksi nyata,” tegas Yudith.
Ketua Srikandi PMPB Sumsel, Lili Sari, mengatakan keterlibatan anggota perempuan dalam pembagian takjil menjadi bagian dari semangat kolaborasi dan kepedulian lintas bidang.
“Srikandi turun langsung ke lapangan. Kami ingin memastikan pembagian berjalan tertib dan tepat sasaran. Hujan tidak menjadi penghalang untuk berbagi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Bidang Rescue, Maruli. Ia memastikan personel di lapangan tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Tim Rescue memastikan pengaturan di titik pembagian tetap aman, baik bagi relawan maupun pengguna jalan. Kami bergerak cepat dan terkoordinasi,” kata Maruli.
Ketua Bidang Sosial PMPB Sumsel, Evi, menambahkan bahwa program berbagi takjil ini menargetkan ribuan penerima manfaat selama Ramadan.
“Setiap hari kami distribusikan ratusan paket di tiga titik. Target kami, selama Ramadan ribuan warga bisa merasakan langsung manfaat program ini,” jelasnya.
Salah satu penerima takjil, Maya (25), mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut.
“Kadang belum sempat beli makanan atau sampai rumah saat azan magrib. Adanya pembagian takjil ini sangat membantu. Apalagi tadi hujan deras,” ujarnya.
Di tengah padatnya aktivitas menjelang berbuka puasa dan guyuran hujan yang tak kunjung reda, aksi PMPB Sumsel menjadi simbol bahwa solidaritas sosial tetap hidup. Bagi organisasi ini, hujan bukan penghalang, melainkan ujian komitmen untuk tetap hadir dan bergerak di tengah masyarakat.(H Rizal).












