MEDIABBC.co.id, Palembang — Di tengah meningkatnya kebutuhan warga akan dukungan sosial, Pimpinan Anak Cabang Forum Cakar Sriwijaya (PAC FCS) Gandus menunjukkan bagaimana organisasi akar rumput mampu mengambil peran nyata tanpa menunggu instruksi program besar. Pada Jumat (14/11/2025), mereka kembali turun ke Jalan Poros Gandus, membagikan ratusan nasi kotak kepada warga yang melintas.

Aksi Jumat Berkah ini bukan sekadar rutinitas amal, tetapi strategi untuk memperkuat solidaritas sosial di tingkat komunitas. Ketua PAC FCS Gandus, Joni Irawan, menegaskan bahwa kepedulian harus lahir dari kesadaran kolektif, bukan seremonial.
“Yang kami bawa mungkin sederhana, tetapi ketulusan tak bisa diukur dari jumlah kotak yang dibagikan. Ini tentang kehadiran kami di tengah warga,” ujar Joni.
Komitmen itu ditegaskan kembali oleh Wakil Ketua, Ariendo, yang memastikan kegiatan ini dirancang sebagai agenda jangka panjang.
“Setiap Jumat kami akan turun. Tanpa jeda. Ini komitmen kami, bukan wacana,” tegasnya.
Sebanyak 15 anggota dan pengurus PAC FCS Gandus dikerahkan untuk membagikan bantuan secara langsung, memastikan sasaran program tepat dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Langkah ini sekaligus menegaskan keberadaan Forum Cakar Sriwijaya sebagai organisasi yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi hadir nyata di lapangan.
Dari tingkat nasional, kegiatan progresif PAC Gandus ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum Forum Cakar Sriwijaya Indonesia, Geri FCSSS. Ia menilai langkah PAC Gandus menjadi bukti bahwa struktur organisasi paling bawah dapat menjadi motor penggerak solidaritas sosial.
“Ini bukan sekadar pembagian nasi kotak. Ini gerakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. PAC Gandus memberi contoh konkret,” kata Geri.
Dukungan serupa datang dari Ketua Forum Cakar Sriwijaya Kota Palembang, Edy Medan, yang menyebut program ini mampu memperkuat hubungan organisasi dengan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik.
Dengan konsistensi gerakan Jumat Berkah, PAC FCS Gandus menempatkan dirinya sebagai organisasi kemasyarakatan yang benar-benar hadir menyentuh kebutuhan warga. Di tengah dinamika sosial yang menuntut aksi nyata, gerakan ini menunjukkan bahwa kekuatan solidaritas komunitas tetap menjadi fondasi penting dalam membantu sesama.(H Rizal).












