MEDIABBC.co.id – BANGKA BARAT – Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) arus mudik Lebaran 2026 pada Sabtu (14/3/2026).
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam mengawal pergerakan pemudik, mulai dari Pospam Pelabuhan Tanjung Kalian hingga Pospam di Kecamatan Parit Tiga.
Peningkatan Mobilisasi di Hari Pertama
Kapolres mengungkapkan bahwa sejak Operasi Ketupat Menumbing 2026 dimulai pada Jumat (13/3/2026), telah terjadi peningkatan mobilisasi penumpang secara signifikan, khususnya di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.
“Hingga hari pertama operasi, tercatat kurang lebih 1.030 orang menyeberang dari wilayah kita menuju Palembang. Selain penumpang, tercatat juga 164 unit kendaraan roda dua, 321 unit roda empat, dan 8 unit kendaraan roda enam,” ujar AKBP Pradana kepada awak media.
Kendala Pasang Surut Air Laut
Meski terjadi kepadatan, Kapolres memastikan situasi di Pelabuhan Tanjung Kalian tetap tertib dan kondusif. Ia menjelaskan bahwa kepadatan yang sempat terjadi dipengaruhi oleh faktor alam serta pergerakan penumpang dari arah seberang.
“Salah satu kendala dalam proses bongkar muat penumpang adalah faktor pasang surut arus laut. Selain itu, kepadatan juga dipengaruhi arus penumpang dari arah Tanjung Api-Api (TAA), Sumatera Selatan,” jelas mantan Kapolres Bangka Tengah tersebut.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik
Berdasarkan data kepolisian, puncak arus mudik gelombang pertama diperkirakan berlangsung pada 14-15 Maret 2026, disusul gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026.
Sedangkan untuk arus balik, diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.
Terkait keamanan wilayah, AKBP Pradana menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kecelakaan lalu lintas yang fatal. “Kondisi tetap terjaga kondusif dan angka kecelakaan lalu lintas masih nihil untuk kejadian fatal,” pungkasnya.
(Redaksi)

