MediaBBC.co.id, PALEMBANG, — Organisasi Masyarakat (Ormas),Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan menutup kepanitiaan pelantikan dengan silaturahmi berbuka puasa bersama, sambil menegaskan komitmen aksi nyata untuk masyarakat. Acara yang digelar di Bukit Golf Resto & Resort Cafe, Jalan AKBP Cek Agus, Palembang, Sabtu malam (21/02/2026), dihadiri tokoh pendiri hingga jajaran pengurus inti.
Ketua Umum DPD PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, menyatakan bahwa organisasi kini bergerak dari fase seremoni ke aksi nyata di sosial kemasyarakatan. “Pembubaran panitia ini bukan sekadar simbol, tetapi awal dari program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan warga di bidang keselamatan publik, kesehatan, budaya, dan pendidikan,” tegas Yusuf kepada wartawan.
Salah satu program prioritas tinggi menurut Yusuf adalah menggagas pembentukan kapal pemadam kebakaran di Sungai Musi , sebuah respon terhadap keterbatasan akses armada darat di kawasan bantaran sungai.
Program ini dirancang bekerja sama dengan pemerintah kota dan mitra swasta.
“Tingginya titik api dan risiko kebakaran di wilayah pesisir sungai membuat kita tidak bisa hanya mengandalkan mobil damkar,” jelas Yusuf. “Dengan kapal damkar, respons akan jauh lebih cepat dan efektif.”
PMPB juga meluncurkan inisiatif berobat gratis berkolaborasi dengan Rumah Sakit Graha Mandiri, menyediakan pemeriksaan lengkap, cek darah, dan penanganan dasar secara cuma-cuma bagi warga Sumsel yang terkendala administrasi atau biaya.
Yusuf Malayah menyebut target pelaksanaan akan dimulai setelah Idulfitri.
“Program ini dibuat khusus sebagai bentuk kepedulian nyata kami, tidak sekadar kata, tapi pelayanan langsung,” ujar Yusuf.
Menguatkan arah ini, Panglima Satuan Tugas PMPB Sumsel Mang Zai menegaskan kesiapan organisasi untuk turun langsung membantu kebutuhan masyarakat.
“Program ini bukan hanya rencana, tapi kesiapan kami untuk bertindak. Kita akan hadir di titik terdampak, membantu dari sisi kesehatan sampai mitigasi bencana seperti kebakaran.
PMPB siap bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya,” ujar Mang Zai. Ia menambahkan, “Kami akan jadikan setiap program sebagai rumah bersama , bukan hanya untuk anggota, tapi untuk seluruh warga Sumsel yang membutuhkan.” (H Rizal).












