
MEDIABBC.co.id – PALEMBANG – Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Rakyat (GEMPAR) Palembang 2026 menggelar aksi damai di depan kantor Wali Kota, Senin (02/03). Aksi ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus manifestasi transparansi publik atas satu tahun masa pengabdian kepemimpinan Ratu Dewa dan Prima Salam (RDPS) di Bumi Sriwijaya.
Di bawah komando tokoh aktivis seperti Rudi Pangaribuan, Kyai Umar, dan Dekky Lubay, Capunk, Fahmi Jacklin Yudha Martin, Pasaribu,Rahmad Sandy.massa yang terdiri dari mahasiswa, organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB), PP Wong Kito, hingga warga rumah susun,serta perwakilan masyarakat Palembang lain nya menyuarakan dukungan atas rapor hijau kinerja Pemerintah Kota Palembang.

Data Bicara: Ekonomi Menguat, Stunting Merosot Tajam
Dalam pernyataan sikapnya, GEMPAR menyoroti sejumlah indikator ekonomi makro yang menunjukkan tren penguatan signifikan sepanjang tahun 2025 hingga Februari 2026.
“Ini adalah bukti nyata efektivitas kebijakan. Pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,82%, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 9,04%. Yang paling membanggakan adalah penurunan prevalensi stunting yang sangat drastis, dari 18,90% menjadi 10,60%,” tegas koordinator aksi dalam orasinya.
Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Palembang kini berada pada kategori “Sangat Tinggi” (83,27), yang berkolerasi langsung dengan meningkatnya Angka Harapan Hidup warga menjadi 76,26 tahun.
Realisasi 38 Program: Dari Kesehatan hingga Pendidikan
Aksi ini juga menyoroti keberhasilan pasangan RDPS dalam merealisasikan 38 program prioritas yang terangkum dalam lima pilar strategis:
Palembang Sehat:
Layanan ambulans VVIP (GEBRAK BARI) dan antar-jemput pasien RSUD BARI meraih tingkat kepuasan publik di atas 80%.
Palembang Cerdas:
Program Seragam Sekolah Gratis bagi siswa baru PAUD hingga SMP disambut antusias dengan tingkat kepuasan mencapai 85,9%.
Palembang Gercep:
Inovasi Unit Reaksi Gancang (URC) untuk perbaikan lampu jalan dan desentralisasi layanan KTP di kecamatan dinilai efektif memangkas birokrasi.
Palembang Peduli & Belagak:
Pemberian insentif marbot masjid serta penyediaan Wifi gratis di area publik menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi semangat Aesthetic Governance yang diusung. Meski masih ada tantangan di sektor infrastruktur dan stabilitas koneksi wifi, kami melihat ada kemauan kuat dari pemerintah untuk terus berbenah,” turut hadir ratusan perwakilan mahasiswa.
Aksi Diterima langsung Sekda, Aksi Berakhir Kondusif
Aksi damai yang berlangsung tertib di bawah pengawalan pihak Kepolisian dan Satpol PP ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Efrizal Hasim, yang didampingi Kepala Inspektorat Jamiah.dan kasat pol PP.

Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi dukungan dari elemen mahasiswa dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa masukan dari GEMPAR akan menjadi bahan evaluasi untuk menyongsong target pembangunan tahun 2027 yang lebih inklusif.
Aksi ditutup dengan seruan dan sorakan #MEMPERBAIKIYANGSUDAHBAIK, sebuah komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah untuk menjaga stabilitas sosial demi kesejahteraan seluruh warga Palembang.
(Redaksi)












