News  

MEDIABBC.co.id, Palembang- Di sebuah warung kopi sederhana, di antara denting gelas dan asap rokok yang menari pelan, Edi Susilo memilih duduk tenang. Ia menyeruput kopi hitam—tanpa basa-basi, tanpa banyak gula. Dari meja kecil itulah, lahir perenungan tajam tentang satu hal yang kerap dirayakan namun jarang diuji: pertemanan. Bagi Edi, pertemanan hari ini kerap tampak gemerlap […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.