
MEDIABBC.co.id – JAKARTA – Sebuah gerakan kepedulian sosial yang digagas oleh para kuli tinta, Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW), kini semakin solid dan berkembang pesat. Memasuki pekan ke-62, gerakan yang awalnya hanya berskala kecil ini mulai bertransformasi menjadi lembaga formal dengan payung hukum yang jelas.
Sejarah dan Transformasi
Gerakan ini mulanya lahir dari inisiatif sederhana di grup WhatsApp internal pensiunan harian PosKota. Agus Santosa, bersama Warto Nur Alam dan H. Rafles Lesmana, sepakat meluncurkan “Program Jumat Berkah Berbagi PosKota”.
“Awalnya memang dari internal. Namun setelah berjalan beberapa pekan, dukungan sempat surut. Akhirnya kami putuskan untuk memperluas jangkauan menjadi Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW),” ujar Agus Santosa selaku Penanggung Jawab dan Admin PJBW.
Transformasi ini justru membuahkan hasil positif. PJBW mulai menggandeng rekan sejawat dari berbagai media, seperti Yon Parjiono (Suara Karya) dan Kelana Muda (Media BBC), hingga merangkul jurnalis lintas media di wilayah Jabodetabek dan Balai Kota.
Gotong Royong Lintas Profesi
Uniknya, donasi tidak hanya datang dari kantong para jurnalis sendiri yang menyisihkan mulai dari Rp50 ribu secara ikhlas. Gerakan ini pun menarik simpati dari berbagai kalangan mulai dari artis, pengacara, hingga profesional lainnya.
“Alhamdulillah, sekarang dukungan datang dari mana-mana. Kami tidak menyangka antusiasmenya sebesar ini,” tambah Agus.
“Program Jumat berkah Wartawan (PJBW) periode pertama Dari Pekan 1- 52 (Desember 2024 – Desember 2025).
Preode kedua 53 sampai saat ini sudah memasuki pekan ke 62 ( Desembe 2025 – 2026)”

Lebih dari Sekadar Nasi Bungkus
Memasuki tahun kedua (Desember 2025 – Desember 2026), PJBW terus berinovasi. Jika sebelumnya fokus pada sedekah makanan dan minuman, kini program merambah ke Sedekah Barang.
Paket yang dibagikan kini mencakup kain sarung, sajadah, mukena, hingga Al-Qur’an. Bahkan, menyambut Ramadhan 1447 H mendatang, PJBW telah menyiapkan agenda khusus untuk menyantuni panti asuhan dan yayasan agar bantuan lebih tepat sasaran.
Menuju Yayasan Wartawan Peduli
Sebagai bentuk transparansi dan profesionalitas, setiap pekan tim selalu membuat laporan mendetail mengenai penerimaan dan penyerapan dana. Langkah besar selanjutnya adalah meresmikan gerakan ini di bawah payung hukum Yayasan Wartawan Peduli.
Saat ini, yayasan tersebut tengah dalam proses legalitas agar dapat menaungi PJBW dan program-program sosial lainnya secara lebih luas dan berkelanjutan.
(Kelana Peterson)













