MEDIABBC.co.id, PALEMBANG – Dinamika organisasi kemasyarakatan di Sumatera Selatan dinilai masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait ego sektoral dan kurangnya sinergi antar organisasi. Kondisi tersebut mendorong Ketua Umum DPD Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumsel, M. Yusuf Malaya, mengambil langkah konsolidatif dengan menggagas terbentuknya Koalisi Ormas Bersatu Sumatera Selatan.
Inisiatif tersebut mempertemukan tujuh organisasi kemasyarakatan dalam sebuah forum dialog yang digelar di kawasan Ilir Barat II, Palembang, sebagai upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antar ormas.
Bagi Yusuf Malaya, keberadaan ormas seharusnya menjadi kekuatan sosial yang mampu membantu menjaga stabilitas masyarakat, bukan justru menjadi sumber gesekan akibat kepentingan kelompok.
“Ormas harus kembali pada fungsi dasarnya, yaitu menjadi penggerak masyarakat dan penjaga harmoni sosial. Kalau masing-masing berjalan sendiri dengan ego sektoral, potensi konflik akan selalu ada,” ujar Yusuf Malaya, Senin (9/3/2026).
Ia menilai Sumatera Selatan memiliki potensi besar dari sisi kekuatan sosial masyarakat. Namun potensi tersebut belum sepenuhnya terorganisir secara solid karena minimnya ruang kolaborasi antar organisasi.
Karena itu, melalui koalisi yang digagasnya, Yusuf Malaya ingin membuka ruang baru bagi ormas untuk bekerja bersama, terutama dalam isu-isu sosial kemasyarakatan seperti penanganan bencana, kegiatan kemanusiaan, hingga edukasi publik tentang pentingnya menjaga ketertiban dan persatuan.
Menurutnya, jika kekuatan ormas dapat disatukan, maka kontribusi terhadap masyarakat akan jauh lebih terasa.
“Bayangkan jika seluruh potensi ormas bersatu dalam satu gerakan sosial. Bantuan kemanusiaan bisa lebih cepat, program pemberdayaan masyarakat lebih luas, dan stabilitas daerah lebih mudah dijaga,” katanya.
Lebih jauh, Yusuf Malaya juga menekankan pentingnya posisi ormas sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menyebut organisasi kemasyarakatan tidak hanya bertugas mendukung program pembangunan, tetapi juga harus berani memberikan kritik yang konstruktif.
“Ormas harus hadir sebagai penyeimbang. Kita dukung kebijakan yang pro masyarakat, tapi juga harus berani mengingatkan jika ada kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat,” tegasnya.
Melalui langkah konsolidasi ini, Yusuf Malaya berharap terbentuknya budaya baru di kalangan organisasi kemasyarakatan di Sumatera Selatan: lebih solid, lebih terbuka untuk bekerja sama, serta lebih fokus pada kepentingan masyarakat luas dibanding kepentingan kelompok semata.(H Rizal).












