MEDIABBC.co.id, Palembang — Kecamatan Kemuning tampil sebagai salah satu pelopor inovasi layanan publik di Kota Palembang setelah meraih Juara Harapan II pada Lomba Inovasi Daerah Kota Palembang 2025 melalui program uniknya, Pojok Edukasi Layanan Konsultasi Waris (Penglaris).
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim, di Ballroom Swarna Dwipa Hotel Palembang, Jumat (28/11/2025).
Di tengah meningkatnya kasus sengketa warisan yang kerap memicu ketegangan antar anggota keluarga, Kecamatan Kemuning menawarkan pendekatan baru: edukasi hukum sebagai garda terdepan pencegahan konflik sosial.
Program Penglaris, yang telah berjalan sejak 2024, menghadirkan konsultasi hukum waris gratis, terbuka, dan mudah dijangkau masyarakat. Melalui layanan ini, warga memperoleh penjelasan hukum yang komprehensif sebelum permasalahan berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Camat Kemuning, Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari banyaknya kasus waris yang melibatkan ketidakpahaman masyarakat terhadap aturan pembagian harta.
“Edukasi waris sering dianggap sensitif. Padahal, justru di situlah kuncinya. Ketika warga memahami aturan sejak awal, potensi konflik bisa ditekan. Penglaris hadir untuk memberi kejelasan dan rasa keadilan bagi semua pihak,” ujarnya.
Tidak hanya menyelesaikan kasus yang sudah terjadi, Penglaris juga aktif melakukan penyuluhan rutin, konsultasi tatap muka, serta menggandeng tokoh agama dan lembaga terkait. Hasilnya, literasi hukum waris di masyarakat meningkat, dan kecenderungan sengketa bisa dicegah lebih dini.
Atas keberhasilannya, Pemkot Palembang menilai Penglaris sebagai contoh layanan publik yang sederhana, tepat sasaran, dan memiliki dampak langsung. Kecamatan Kemuning kini berkomitmen memperluas cakupan serta meningkatkan kualitas konsultasi agar manfaatnya lebih merata.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami. Kami ingin layanan ini tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan bisa diterapkan di kecamatan lain, bahkan di tingkat provinsi,” tambah Dr. Amiruddin.
Prestasi ini mengukuhkan Kecamatan Kemuning sebagai salah satu kecamatan dengan inovasi yang relevan terhadap kebutuhan dasar warga. Melalui pendekatan humanis dan edukatif, Kemuning menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus kompleks yang penting, menjawab persoalan masyarakat secara nyata.(H Rizal).













