MEDIABBC.co.id – MUBA – Bupati Musi Banyuasin (Muba), H. M. Toha, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba. Ia menegaskan tidak akan menoleransi sedikit pun praktik pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik.
Pernyataan tegas ini disampaikan dalam momentum Halal Bihalal 1447 Hijriah di halaman Kantor Bupati Muba, Selasa (31/03/2026). Di hadapan Wakil Bupati Kiyai Abdul Rohman Husen dan ribuan ASN, Toha menuntut perubahan mentalitas birokrasi.
Stop Pungli, Fokus Melayani
Bupati Toha menekankan bahwa etos kerja ASN harus berlandaskan keikhlasan dan profesionalisme, bukan mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan masyarakat.
“Jangan ada lagi pungli! Bekerjalah dengan ikhlas untuk masyarakat. Tunjukkan loyalitas kepada pimpinan dengan kinerja nyata. Jika kerja kita maksimal, hasil yang diterima akan terasa berkah,” tegas Toha dengan nada bicara yang lugas.
Menanggapi isu miring terkait kunjungan kerjanya ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kerap dianggap sebagai “sidak” yang menakutkan, Toha meluruskan persepsi tersebut. Menurutnya, kunjungannya bertujuan untuk membedah masalah, bukan mencari kesalahan.
“Kunjungan ke OPD bukan semata-mata sidak. Sidak saja tidak menyelesaikan masalah. Yang kita butuhkan adalah sinergi untuk mencari solusi bersama demi pembangunan Muba,” ujarnya.
Prioritas Infrastruktur dan Kesejahteraan ASN
Selain menyoroti integritas, Bupati Toha mendesak jajarannya untuk bergerak cepat menuntaskan persoalan infrastruktur, terutama jalan rusak yang menjadi keluhan utama warga. Ia menginstruksikan kolaborasi lintas sektoral agar dampak pembangunan langsung dirasakan masyarakat.
Sebagai “kabar baik” di tengah ketegasan tersebut, Toha juga menjawab keresahan ASN terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Kami sedang upayakan. Insyaallah, jika tidak ada kendala teknis, pertengahan tahun ini TPP bisa cair,” pungkasnya disambut antusias para pegawai.
( Bambang Maulana)













