MEDIABBC.co.id – MUSI BANYUASIN – Di tengah tekanan pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) bersama pihak legislatif justru semakin solid. Keduanya memperkuat sinergi untuk memastikan perbaikan infrastruktur jalan kategori emergency atau rusak parah tetap berjalan.
Bupati Muba, HM Toha Tohet SH, menegaskan bahwa keterbatasan kondisi fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk menunda perbaikan infrastruktur yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Kami menyadari betul kondisi jalan di beberapa titik sudah sangat mendesak. Meski ada penyesuaian anggaran dari pusat, kami bersama DPRD tetap berkomitmen mencari solusi agar perbaikan tetap berjalan,” ujar Toha.
Menurut Toha, kolaborasi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan jalan yang berdampak langsung pada mobilitas warga dan perputaran ekonomi daerah.
Prioritas Keselamatan dan Ekonomi
Toha menjelaskan bahwa perbaikan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keselamatan pengguna jalan dan kelancaran distribusi hasil bumi masyarakat.
“Karena itu kita sepakat, yang sifatnya emergency harus diprioritaskan,” tambahnya.
Langkah Strategis Pemkab Muba
Untuk menyiasati minimnya dana, Bupati Toha mengapresiasi dukungan DPRD Muba yang terus mendorong percepatan pembangunan. Berbagai langkah strategis pun disiapkan, mulai dari:
Efisiensi belanja daerah yang tidak mendesak.
Penguatan koordinasi lintas sektor untuk pengawasan proyek.
Optimalisasi skema pembiayaan agar pembangunan tetap optimal.
“Semangat kami jelas, jangan sampai masyarakat dirugikan karena alasan keterbatasan anggaran. Pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata,” pungkasnya.
(Bambang Maulana)













