=========================================

Sambut 440 Siswa Baru, SMPN 40 Palembang Terapkan Aturan Perkuat Sinergi Antara Sekolah Dan Orang Tua Demi Dongkrak Prestasi Anak

MEDIABBC.co.id – PALEMBANG – SMP Negeri 40 Palembang menggelar sosialisasi peraturan sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga untuk mendukung proses pendidikan siswa selama tiga tahun ke depan.

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 40 Palembang, Abdul Haris, S.Pd., M.M. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran wakil kepala sekolah, dewan guru, pegawai tata usaha, Ketua Komite Sekolah, serta seluruh orang tua dan wali siswa baru.

Dalam sambutannya, Abdul Haris menyampaikan bahwa SMPN 40 Palembang menerima 440 peserta didik baru pada tahun ajaran ini. Ia bersyukur seluruh proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.

“Kami mengundang Bapak dan Ibu untuk membangun kolaborasi dalam mengantarkan putra-putri kita tiga tahun ke depan. Waktu belajar di sekolah hanya beberapa jam, sedangkan sebagian besar waktu anak dihabiskan bersama keluarga. Karena itu, peran orang tua sangat menentukan,” ujar Abdul Haris.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah. Jika siswa berhalangan hadir karena sakit atau keperluan lain, orang tua diminta segera mengabari pihak sekolah melalui wali kelas agar tidak terjadi miskomunikasi.

Target Lulusan dan Melesatnya Mutu Sekolah

Abdul Haris mengungkapkan, sekitar 75 persen lulusan SMPN 40 Palembang tahun ini berhasil menembus SMA Negeri. Ke depan, pihak sekolah menargetkan lebih banyak lagi lulusan yang diterima di SMA maupun SMK favorit.

Target tersebut sejalan dengan visi sekolah, yaitu “Terwujudnya Peserta Didik yang Beriman dan Bertakwa, Cerdas, Kreatif, Terampil, Menguasai IPTEK, Berbudaya Literasi, dan Berwawasan Lingkungan.”

Perkembangan kualitas pendidikan di SMPN 40 Palembang menunjukkan tren positif sejak Abdul Haris menjabat sebagai kepala sekolah pada November 2022. Saat awal memimpin, sejumlah indikator Rapor Pendidikan sekolah masih berada di kategori kuning, terutama pada aspek kualitas pembelajaran dan kemampuan numerasi siswa.

Melalui kolaborasi intensif dengan para guru, perbaikan proses pembelajaran pun membuahkan hasil manis.

“Alhamdulillah, pada tahun 2024 tidak ada lagi indikator yang berada di kategori kuning. Seluruhnya sudah hijau, meskipun masih ada beberapa catatan yang terus kami tingkatkan,” tuturnya.

Berkat lompatan mutu ini, SMPN 40 Palembang sukses mendapatkan apresiasi berupa Dana BOS Kinerja sebesar Rp35 juta dari Kementerian Pendidikan pada tahun 2024.

Lingkungan Aman Bebas Bullying dan Kebijakan Sehat

Selain akademik, kenyamanan lingkungan belajar menjadi prioritas utama. Sekolah berkomitmen mencegah segala bentuk perundungan (bullying). Guru diwajibkan selalu mendampingi siswa selama proses pembelajaran, dan siswa terus diingatkan untuk saling menghargai.

Di sisi kesehatan, SMPN 40 Palembang telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Puskesmas Sukarami untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala setiap tiga bulan.

Menariknya, sekolah juga menerapkan kebijakan ramah lingkungan dan hidup sehat. Seluruh siswa diwajibkan membawa tempat minum dan wadah makan sendiri dari rumah. Kantin sekolah pun dilarang keras menjual mi instan serta makanan yang kurang sehat.

“Kami ingin anak-anak tumbuh sehat sekaligus cerdas. Kami juga mengimbau orang tua untuk membatasi konsumsi makanan instan di rumah,” tambah Abdul Haris.

Disiplin Poin Berbasis Edukasi dan Bebas Pungutan

Terkait penegakan tata tertib, sekolah menggunakan sistem poin untuk setiap pelanggaran. Siswa yang tidak masuk tanpa keterangan akan dikenai poin tertentu. Jika akumulasi poin mencapai batas maksimal, pembinaan siswa akan dikembalikan kepada orang tua.

Meski demikian, Abdul Haris menegaskan aturan ini diterapkan secara edukatif, bukan untuk menghukum.

“Kami menegakkan disiplin yang sifatnya mendidik. Kami juga mendorong siswa aktif di delapan kegiatan ekstrakurikuler yang ada, seperti tari dan basket, untuk menyalurkan minat dan bakat mereka,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Komite SMPN 40 Palembang, M. Idris, M.Pd., mengajak orang tua memberikan dukungan penuh terhadap program-program sekolah. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Idris juga menegaskan komitmen transparansi sekolah di hadapan para wali murid.

“Di SMPN 40 Palembang tidak ada pungutan kepada orang tua siswa. Mari kita berikan dukungan moril dan perhatian penuh agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berkarakter,” pungkasnya.

(Jack -redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *