=========================================

Desainer Muslim Nina Nugroho!Pilih Mengabdi untuk Kampung Halaman, Dipercaya Jadi “Wakil Ketua Umum IKAC”

MEDIABBC.co.id – Jakarta – Di tengah kesibukannya membangun industri fesyen muslim Indonesia, desainer nasional Nina Nugroho memilih kembali memberi perhatian kepada tanah kelahirannya. Perempuan yang dikenal lewat karya-karya busana muslim profesional itu kini bergabung dengan Ikatan Keluarga Arjawinangun Cirebon (IKAC) sebagai bentuk nyata pengabdian kepada kampung halaman.

Bagi Nina, keberhasilannya di dunia fesyen tidak membuatnya melupakan Arjawinangun, Cirebon, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan. Karena itu, ketika mendapat kesempatan bergabung dengan IKAC, ia menyambutnya dengan penuh semangat.

“Saya bergabung sebagai bentuk pengabdian kepada desa yang telah menjadi tempat saya lahir dan dibesarkan. Sudah saatnya saya ikut memberikan sesuatu untuk Arjawinangun,” ujar Nina.

Menurutnya, IKAC memiliki peran strategis sebagai rumah besar masyarakat Arjawinangun yang tersebar di berbagai daerah. Organisasi ini menjadi ruang untuk menjaga ikatan emosional sekaligus membangun kolaborasi yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat.

“Yang membuat saya tertarik adalah IKAC menjadi wadah silaturahmi sesama warga Arjawinangun. Dari silaturahmi inilah lahir kepedulian, kebersamaan, dan ide-ide untuk membangun daerah,” katanya.

Komitmen Nina mendapat kepercayaan dari organisasi. Dalam kepengurusan IKAC, ia didapuk sebagai Wakil Ketua Umum, mendampingi jajaran pengurus dalam merancang dan menjalankan berbagai program organisasi.

Penunjukan Nina dinilai menjadi nilai tambah bagi IKAC. Selain dikenal sebagai desainer busana muslim yang sukses menembus pasar nasional, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kiprah IKAC sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga silaturahmi, tetapi juga mampu melahirkan program-program yang berdampak bagi masyarakat Arjawinangun.

Melalui peran barunya, Nina berharap semakin banyak putra-putri Arjawinangun yang sukses di berbagai bidang bersedia kembali berkontribusi bagi kampung halaman.

“Kesuksesan akan terasa lebih bermakna ketika bisa dibagikan kepada tempat yang telah membesarkan kita. Saya berharap IKAC menjadi jembatan untuk menyatukan potensi warga Arjawinangun demi kemajuan bersama,” tutupnya.

(Kelana0-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *