MEDIABBC.co.id, PALEMBANG — Organisasi Cakar Sriwijaya bersiap mengerahkan jajaran anggotanya untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara kemerdekaan akan dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Rubath Al-Muhibien, kawasan Perumnas Sako, Palembang, Senin (17/8/2026).
Bagi Cakar Sriwijaya, peringatan kemerdekaan tidak ingin berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Kehadiran anggota organisasi dalam upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menegaskan komitmen kebangsaan.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada Sabtu malam (15/8/2026). Perwakilan Cakar Sriwijaya dijadwalkan merapat ke Ponpes Rubath Al-Muhibien untuk menerima arahan dan pemantapan teknis sebelum pelaksanaan upacara.
Sementara pada Senin pagi, seluruh jajaran Cakar Sriwijaya diimbau hadir dan mengambil bagian dalam upacara HUT ke-81 RI.
Ketua Umum Cakar Sriwijaya, Gerry Hari Wijaya, menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus diisi dengan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat persatuan.
“Kemerdekaan bukan hanya untuk diperingati, tetapi harus kita isi dengan kebersamaan, kepedulian dan kegiatan-kegiatan positif. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran Cakar Sriwijaya untuk hadir bersama-sama dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ponpes Rubath Al-Muhibien,” ujar Gerry.
Menurut Gerry, keterlibatan anggota dalam peringatan kemerdekaan juga menjadi bagian dari upaya membangun rasa nasionalisme di tengah masyarakat.
Ia menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam menjaga semangat persatuan serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan, khususnya kepada generasi muda.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Cakar Sriwijaya hadir bukan hanya ketika ada persoalan, tetapi juga dalam momentum kebangsaan. Merah Putih menyatukan kita. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk terpecah, justru harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah dan bangsa,” tegasnya.
Ajakan serupa disampaikan Ketua DPD Cakar Sriwijaya, Aryadi, dan Ketua FPC Cakar Sriwijaya, Edi Medan. Keduanya mendorong seluruh jajaran organisasi agar ikut menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut.
Pelaksanaan upacara di lingkungan pesantren juga diharapkan menjadi ruang untuk mempertemukan semangat kebangsaan dengan nilai-nilai sosial dan keagamaan.
Cakar Sriwijaya ingin momentum HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar seremoni. Semangat gotong royong, persatuan dan kepedulian terhadap sesama dinilai menjadi bagian penting dalam meneruskan cita-cita kemerdekaan.
“Jadikan momentum ini sebagai ajang mempererat silaturahmi dan persaudaraan. Kita datang dengan satu semangat, satu Merah Putih dan satu Indonesia,” pungkas Gerry.(H Rizal).

=========================================












