=========================================

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan di INSA Sumsel Disorot, A2Ki Siap Sampaikan Aduan ke Ombudsman

MEDIABBC.Co.id, PALEMBANG– Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2Ki) yang dipimpin Ketua Umum Maulana AHA, S.H., menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan terkait sejumlah dugaan persoalan dalam tubuh Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Sumsel.

A2Ki menyoroti dugaan arogansi serta penyalahgunaan jabatan oleh sejumlah pengurus INSA Sumsel yang dinilai perlu ditelusuri secara objektif. Dugaan tersebut berkaitan dengan potensi konflik kepentingan dalam kegiatan usaha pelayaran, termasuk perusahaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dan penyewaan kapal.

Ketua Umum A2Ki, Maulana AHA mengatakan ” Ini perlu adanya pemeriksaan terhadap dugaan pemanfaatan jabatan dalam asosiasi untuk kepentingan bisnis tertentu yang berpotensi merugikan penyedia jasa” ujarnya.

A2Ki menguraikan tiga persoalan utama yang menjadi sorotan. Pertama, dugaan keterlibatan sejumlah pengurus inti INSA Sumsel dalam perusahaan BUP dan usaha penyewaan kapal yang diduga berkaitan dengan praktik tekanan atau permintaan pembayaran yang tidak semestinya terhadap penyedia jasa.

Kedua, A2Ki mempertanyakan legalitas sebagian pengurus inti yang Diduga disebut bukan pemilik kapal. Menurut A2Ki, status dan persyaratan kepengurusan perlu diperiksa berdasarkan aturan organisasi yang berlaku.

Ketiga, dugaan pemanfaatan jabatan dalam asosiasi untuk kepentingan bisnis tertentu yang dikhawatirkan dapat menciptakan persaingan usaha tidak sehat serta merusak iklim bisnis pelayaran di Sumatera Selatan.

Melalui aksi tersebut, A2Ki mendorong Ombudsman RI Perwakilan Sumsel menelaah persoalan yang berkaitan dengan kewenangannya, khususnya apabila terdapat dugaan maladministrasi dalam pelayanan publik.

A2Ki menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kontrol sosial untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan iklim usaha yang sehat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak INSA Sumsel belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *